Berita Pesisir Selatan Hari Ini

Peneliti KKP Ungkap Penyebab Ribuan Ubur-ubur Invasi Pantai Pesisir Selatan, Dipicu Peningkatan Suhu

Peneliti KKP Ungkap Penyebab Ribuan Ubur-ubur Invasi Pantai Pesisir Selatan, Dipicu Peningkatan Suhu

Peneliti KKP Ungkap Penyebab Ribuan Ubur-ubur Invasi Pantai Pesisir Selatan, Dipicu Peningkatan Suhu
TribunPadang.com/Rezi Azwar
Ribuan ubur-ubur serbu pantai di Pesisir Selatan. Foto diambil pada 8 Agustus 2019 lalu. 

Laporan Wartawan TribunPadang.com, Rezi Azwar

TRIBUNPADANG.COM, PADANG - Peneliti Bidang Oseanografi, Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) berhasil mengungkap penyebab ribuan ubur-ubur muncul pantai di Nagari Sungai Pinang, Kecamatan Koto XI Tarusan, Pesisir Selatan, beberapa waktu lalu.

Diketahui, ribuan ubur-ubur tersebut muncul di pantai Nagari Sungai Pinang pada Kamis (8/8/2019) lalu.

Ubur-ubur jenis bulan (aurelia aurita) tersebut ditemukan mati di sepanjang bibir pantai.

Ubur-ubur Beracun yang Invasi Pantai Pariaman Punya 2 Kelamin, Begini Penjelasan Peneliti KKP

Peneliti Bidang Oseanografi KKP, Ulung Jantama Wisha menjelaskan, dari hasil penelitian yang dilakukan sebelumnya, ubur-ubur Aurelia Aurita memang sensitif terhadap suhu dan kandungan oksigen.

"Suhu dan kadar oksigen ideal bagi ubur-ubur tersebut 6-31 derajat celsius dan 2-5 miligram per liter," katanya, Rabu (9/10/2019).

Sedangkan suhu di lokasi relatif tinggi berkisar 27-32 derajat celsius, dan kadar oksigen terlarut yang berkisar 6-8,5 miligram per liter.

POPULER SUMBAR - Ubur-ubur Beracun Muncul di Pantai Pariaman| Reni Ingin Pulihkan Trauma dari Wamena

Dijelaskannya, bahwa seharusnya kondisi normal suhu dan kadar oksigen terlarut di sekitar perairan semestinya hanya 27-28 derajat celsius dan 5 miligram per liter.

Ia juga mengatakan, kebiasaan ubur-ubur Aurelia Aurita memang akan mati setelah proses reproduksi.

"Karena ubur-ubur itu membuat kerusakan pada beberapa jaringan tubuh sehingga mudah terinfeksi bakteri," ujarnya.

Keberadaan ubur-ubur yang menurut warga sudah selama empat bulan, Ulung mengatakan, bahwa hal tersebut belum diketahuinya, karena biasanya hanya selama satu bulan.(*)

Penulis: Rezi Azwar
Editor: Saridal Maijar
Sumber: Tribun Padang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved