Pemprov Sumbar Jamin Kelanjutan Sekolah Anak Pengungsi Wamena,Nasrul Abit: Pekan Depan Mulai Sekolah

untuk seragam sekolah, Nasrul Abit meminta partisipasi dari bupati/walikota setempat untuk membantu.

Pemprov Sumbar Jamin Kelanjutan Sekolah Anak Pengungsi Wamena,Nasrul Abit: Pekan Depan Mulai Sekolah
TribunPadang.com /Rizka Desri Yusfita
Perantau Minang asal Wamena berfoto bersama dengan Wakil Gubernur Sumbar Nasrul Abit sesaat sebelum naik bus menuju kampung halaman di Pesisir Selatan, Minggu (6/10/2019). 

Laporan Wartawan TribunPadang.com, Rizka Desri Yusfita

TRIBUNPADANG.COM, PADANG - Ratusan anak-anak pengungsi Wamena asal Sumbar dijamin untuk melanjutkan sekolahnya di ranah Minang.

Hingga saat ini, tercatat ada sekitar 154 anak-anak pengungsi Wamena asal Sumbar.

"Itu baru anak-anak. Tapi belum didata, apakah mereka usia sekolah atau tidak," kata Wakil Gubernur Sumbar, Nasrul Abit saat berada di ruang kerjanya, Rabu (9/10/2019).

Nasrul Abit berharap pendataan bisa dilakukan sesegera mungkin.

"Kami harapkan data itu bisa masuk satu hingga dua hari ini. Sehingga pekan depan sudah mulai sekolah," harap Nasrul Abit.

Sebanyak 596 Perantau Minang di Wamena Sudah Kembali ke Kampung Halaman

Dewan Ulama Thariqah Internasional Serahkan Rp2,5 Miliar, Bantu Warga Minang Korban Kerusuhan Wamena

Pulang ke Kampung Halaman di Pesisir Selatan Pasca Kerusuhan di Wamena, Reni Ingin Pulihkan Trauma

Kemudian, untuk seragam sekolah, Nasrul Abit meminta partisipasi dari bupati/walikota setempat untuk membantu.

"Kalau tidak ada yang bisa membantu, ngomong saja ke provinsi," ujarnya.

Selain itu, Pemprov Sumbar juga menjamin para siswa tidak kesulitan dalam melanjutkan sekolahnya karena sudah berkoordinasi dengan Pemerintah Kabupaten/Kota.

"Kami sudah rapat dengan seluruh kab/kota. Kalau dia mau kembali ke Wamena, nanti didata lagi.
Yang jelas sementara mereka tidak boleh putus sekolah," sebut Nasrul Abit.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Sumbar Adib Alfikri mengatakan terkait prosedur, kepala dinas pendidikan setempat juga sudah mengambil kebijakan.

"Anak-anak yang masuk sekolah, namanya akan didaftarkan ke Kemendikbud. Nanti namanya masuk ke dalam Data Pokok Pendidikan (Dapodik)," kata Adib Alfikri.

Ini Sepenggal Kisah Perantau Minang yang Selamat dari Kerusuhan di Wamena

Pelajar Wamena Papua yang Eksodus ke Sumbar Dijamin Pendidikannya, Wagub: Jangan Tanya Persyaratan

Meski pindahnya hanya sementara, tapi para siswa sudah terdaftar secara resmi.

"Kabupaten/kota yang terlibat yakni Pesisir Selatan, Tanah Datar, Bukittinggi, Sijunjung, Padang, dan Padang Panjang," sebutnya. (*)

Penulis: Rizka Desri Yusfita
Editor: afrizal
Sumber: Tribun Padang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved