Berita Tanah Datar Hari Ini
LIVE STREAMING: Pasar Van der Capellen, Pasar Bertema Masa Penjajahan di Batusangkar
Bagi Tribunners yang ingin menikmati akhir pekan dengan berwisata dengan tema yang unik, Pasar Van der Capellen Batusangkar.
Penulis: Merinda Faradianti | Editor: Saridal Maijar
Laporan Wartawan TribunPadang.com, Merinda Faradianti
TRIBUNPADANG.COM, BATUSANGKAR - Bagi Tribunners yang ingin menikmati akhir pekan dengan berwisata dengan tema yang unik, Pasar Van der Capellen Batusangkar.
Bila Anda ke Batusangkar jangan lupa singgah ke Pasar Van der Capellen.
Pasar dengan tema jajanan zaman dulu khas Minang membuat banyak menarik perhatian pengunjung.
Pasar kuliner yang setiap hari Minggu ini sudah ada sejak tahun 2018.
Lokasinya berada di Benteng Van der Capellen yang berusia lebih 2 abad tersebut.
• Benteng Van der Capellen Batusangkar, Peninggalan Penjajah Belanda yang Pernah Dijadikan Markas BKR
Selain jajanan lama khas Minang, baju yang dikenakan penjual berupa "baju kuruang basibah" lengkap dengan peralatan makan jaman dulu.
Selain kuliner, Pasar Van der Capellen juga menjadi spot foto yang instagrammable.
Banyak pengunjung yang berfoto bersama untuk mengabadikan momen tersebut.
Pengunjung tak hanya dari Batusangkar saja namun ada juga dari luar Batusangkar.
• Keunikan Pasar Kuliner Van der Capellen Batusangkar, Pengunjung Wajib Belanja Pakai Koin Capellen
Seperti Neli Marlina, yang berasal dari Kota Batusangkar mengatakan, ia sudah datang ke Pasar kuliner Van Der Capellen tersebut hampir setiap Minggu pagi.
"Kami datang setiap Minggu pagi hampir setiap pekan," katanya, Minggu (29/9/2019).
Di sana juga terdapat live musik khas Minang seperti talempong, gendang, saluang, dan banyak lainnya.
Untuk berbelanja ada koin khusus yaitu koin Capellen.
• Benteng Van der Capellen Batusangkar, Saksi Bisu Pendudukan Belanda di Tanah Datar
Koin yang bisa ditukarkan di meja panitia dengan nominal Rp2.500.
Kuliner yang tawarkan beragam, mulai dari katupek gulai paku yang sarat dengan bumbu dan pedas, ada juga lamang tapai yang bisa ditukarkan dengan 2 koin Capellen.
Ada juga nasi padeh yang diracik dengan banyak bumbu dan tentunya pedas.
Pasar kuliner unik gaya lama ini menjadi daya tarik tersendiri bagi masyarakat sekitar Batusangkar.(*)