Pemerintah Indonesia Pinjam Uang Rp 2,1 Triliun ke Bank Dunia, Sri Mulyani Katakan untuk Ini

Pemerintah Indonesia Pinjam Uang Rp2,1 Triliun ke Bank Dunia, Menteri Sri Mulyani Katakan untuk Ini

Pemerintah Indonesia Pinjam Uang Rp 2,1 Triliun ke Bank Dunia, Sri Mulyani Katakan untuk Ini
Kompas.com
Menteri Keuangan Sri Mulyani 

Informasi saja, Dewan Direktur Eksekutif Bank Dunia hari ini juga menyetujui angka pinjaman tersebut disertai hibah senilai 127,5 juta dollar AS dari Green Climate Fund dan Clean Technology Fund, dua institusi yang mendukung pembangunan ramah iklim.

Melalui proyek Geothermal Resource Risk Mitigation (GREM), pinjaman tersebut akan membantu pengembang mengurangi risiko eksplorasi sumber daya panas bumi, termasuk menutup sebagian biaya jika eksplorasi gagal.

Proyek ini juga akan membiayai bantuan teknis dan peningkatan kapasitas para pemangku kepentingan utama sektor panas bumi.

Sinopsis Ishq Mein Marjawan Sabtu 28 September 2019 Episode 69 di ANTV, Rahasia Deep Terbongkar?

Direktur Jenderal Energi Baru, Terbarukan, dan Konservasi Energi, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral FX Sutijastoto menyambut baik proyek itu.

Pasalnya, untuk mencapai target bauran energi terbarukan sebesar 23 persen pada tahun 2025, akan memerlukan proyek besar.

Proyek tersebut diharapkan bisa berkontribusi dari pengembangan panas bumi sekitar 7 persen atau setara 7.000 MW.

"Ini merupakan pembangunan skala besar dan ambisius dengan total nilai investasi sebesar 35 miliar dollar AS.

BREAKING NEWS - Otavio Dutra Resmi Jadi WNI Bakal Jadi Amunisi Baru Timnas Indonesia

Proyek tenaga panas bumi merupakan investasi yang berisiko, terutama pada tahap eksplorasi dan tidak ada institusi keuangan yang memberi pendanaan pada tahap awal (pengeboran). Jadi kami menyambut baik fasilitas GREM," kata dia.

Sebagai informasi, saat ini Indonesia adalah net importir minyak mentah dan masih bergantung pada bahan bakar fosil untuk pembangkit listrik.

Dari total kapasitas daya terpasang nasional, 88 persen bersumber dari bahan bakar fosil. Sementara 12 persen lainnya berasal dari energi terbarukan.

Sementara itu, Indonesia sekarang memiliki 1,9 gigawatt tenaga panas bumi terpasang dan berencana untuk mengembangkan 4,6 gigawatt tambahan untuk membantu memenuhi target energi terbarukan pemerintah.(*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Pemerintah Pinjam Rp 2,1 Triliun ke Bank Dunia, Buat Apa?"

Editor: Saridal Maijar
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved