Berita Padang Hari Ini

Wali Kota Mahyeldi Ungkapkan 70 Persen Pangan untuk Kota Padang Malahan dari Luar Sumbar

Hingga saat ini kebutuhan pangan untuk warga Kota Padang sangat tergantung pada pasokan dari luar Padang dan l

Wali Kota Mahyeldi Ungkapkan 70 Persen Pangan untuk Kota Padang Malahan dari Luar Sumbar
TRIBUNPADANG.COM/RIMA KURNIATI
Wali kota Padang, Mahyeldi saat berbicara di podium saat gelar rapat koordinasi (Rakor) Semester II Kendalikan Inflasi, Kamis (26/9/2019) di Padang, Sumbar. 

Mahyeldi Ungkapkan 70 Persen Pangan untuk Kota Padang berasal dari luar Sumbar

Laporan Wartawan TribunPadang.com, Rima Kurniati

TRIBUNPADANG.COM, PADANG - Hingga saat ini kebutuhan pangan untuk warga Kota Padang sangat tergantung pada pasokan dari luar Padang dan luar Sumatera Barat (Sumbar).

Wali Kota Padang Mahyeldi Ansharullah mengatakan kebutuhan masyarakat Kota Padang hanya terpenuhi sebesar 30 persen dari produksi ibu kota Provinsi Sumbar itu sendiri.

"Kota Padang hanya bisa memenuhi 30 persen kebutuhan masyarakatnya," kata Mahyeldi pada gelar Rakor Semester II Kendalikan Inflasi, Kamis (26/9/2019).

Ratusan Rumah Makan Ampera di Kota Padang Bakal Dikelola dan Masuk Google Maps

TRIBUNWIKI Warung Nasi Ampera Murah di Sepanjang Jalan Prof Hamka Padang

Selebihnya, 70 persen di suply dari luar Kota Padang serta dari luar Sumatera Barat.

Di antaranya hasil pertanian yang meliputi; cabai, daging, bawang, telur, jengkol, daging ayam, kelapa.

Kekurangan produksi tersebut, menurut Mahyeldi dikarenakan ketersedian lahan yang minim.

"Barang tersebut ketersedian di Kota Padang kurang karena ketersedian lahan yang minim," kata Mahyeldi.

Mahyeldi mengungkapkan setiap hari 40 ton cabai dipasok dari luar Kota Padang

Mahyeldi mengatakan jika terjadi kabut, demonstrasi akan mengakibatkan pasokan di Kota Padang terganggu.

Mahyeldi mengatakan dengan melibatkan pesantren dan panti asuhan di Kota Padang bisa meningkatkan pasokan pangan di Padang.

"Pesantren banyak warga di sana, dengan lahan luas juga. Misalnya, dengan program cabe (cabai, red) di pesantren dan panti asuhan bisa meningkatkan produksi cabai," kata Mahyeldi

Penulis: Rima Kurniati
Editor: Emil Mahmud
Sumber: Tribun Padang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved