BERITA POPULER PADANG
POPULER PADANG - Paripurna DPRD Padang Diwarnai Kursi Kosong| Inilah Kisah Penyeterika di Pasar Raya
Sejumlah pemberitaan seputar Kota Padang menghiasi kanal portal Berita TribunPadang.com pada Kamis (12/9/2019) kemarin.
Penulis: Emil Mahmud | Editor: Emil Mahmud
TRIBUNPADANG.COM - Sejumlah pemberitaan seputar Kota Padang menghiasi kanal portal Berita TribunPadang.com pada Kamis (12/9/2019) kemarin.
Sederet berita yang menempati populer kali ini antara lain: Reaksi Mahyeldi soal Spanduk #2020SandiUno-Mahyeldi di Padang, serta berita lainnya.
Berikut rangkuman sejumlah beritanya lainnya
1 Mahyeldi Bicara Soal Calon Gubernur Sumbar dan Reaksi pada Spanduk #2020SandiUno-Mahyeldi yang VIRAL
Wali Kota Padang Mahyeldi digadang-gadang menjadi calon Gubernur Sumatera Barat (Sumbar) pilkada 2020.
Menjadi Walikota Padang dua periode, Mahyeldi digadang-gadang bisa menjadi suksesor Gubernur Sumatera Barat saat ini Irwan Prayitno yang juga kader PKS.
Bagaimana respon Mahyeldi yang digadang-gadang menuju Sumbar 1 atau calon Gubernur Sumbar 2020?
Mahyeldi termasuk kader yang mendirikan PKS pertama kali di Sumbar.
Selain sebagai pendiri di Sumbar, dirinya juga tercatat sebagai pengurus PKS pertama di Sumatera Barat.
"Saya termasuk pendiri PKS pertama di Sumbar dan pengurus pertama di PKS Sumbar, saya pernah menjadi wakil DPW PKS Sumbar. Saya dipolitik juga besarkan oleh PKS, " kata Mahyeldi.
Mahyeldi juga mengungkapkan saat ini dirinya menjadi Majelis Permusyawaratan Wilayah (MPW) PKS Sumbar.
Namun untuk Calon Gubernur Sumbar, Mahyeldi mengatakan PKS juga harus bekerja sama dengan partai lain untuk mentukan pasangan calon Gubernur Sumbar Pilkada 2020 nanti.
PKS tidak bisa berdiri sendiri sehingga mutlak dilakukan kerjasama dengan partai lain. (*)
Berita selengkapnya klik di sini!
2 Belum Cukup Sebulan Dilantik, Paripurna DPRD Padang Diwarnai Kursi Kosong, Mahyeldi Dibuat Menunggu
Belum cukup sebulan para anggota DPRD Padang dilantik, rapat paripurna pada Kamis (12/9/2019) diwarnai kursi kosong.
Paripurna tersebut dengan agenda mendengarkan penyampaian konsep Raperda tentang APBD tahun 2020 dan nota keuangan rencana APBD tahun 2020 serta RPJM Padang tahun 2019-2020.
Setidaknya, ada sebanyak 17 anggota DPRD Padang yang tidak hadir.
Rapat paripurna tersebut juga dihadiri oleh Wali Kota Padang, Mahyeldi Ansharullah.
Pantauan TribunPadang.com, dari 7 kursi pimpinan paripurna, hanya 3 yang terisi, 4 lagi kosong.
Satu di antara kursi yang kosong adalah kursi Ketua DPRD Padang sementara.
Sedangkan yang terisi, dari arah samping kanan duduk Sekwan, Sahrul, Wakil Ketua DPRD sementara, Arnedi Yarmen, dan Wali kota Padang, Mahyeldi.
• Penetapan APBD-P 2019 Mendesak, Ketua Defenitif Belum Ada, DPRD Padang Akan Konsultasi ke Kemendagri
Bahkan, Mahyeldi tampak hadir lebih awal daripada anggota DPRD lainnya.
Mahyeldi duduk di samping Arnedi Yarmen.(*)
Berita selengkapnya klik di sini
3 Kisah Darul Zaman, Penggosok Pakaian dengan Setrika Arang di Pasar Raya Padang, Bertahan Sejak 1991
Sesosok pria berkumis dan bertubuh tegap tengah sibuk bekerja di kios kecil miliknya.
Setrikaan arang dengan api sedang berada di samping kanannya.
Ia adalah Darul Zaman, penjual jasa penggosok baju dengan setrika arang di Pasar Raya Padang.
Darul Zaman, ayah tiga orang anak ini merupakan satu dari tiga pria yang berprofesi sebagai penggosok baju menggunakan setrika arang di Pasar Raya Padang.
Sejak tahun 1991, Darul Zaman memang telah memulai jasa setrika baju dengan arang ini.
Kepada TribunPadang.com Darul Zaman mengatakan, setrika arang yang ia gunakan sudah berumur sangat lama.
"Dari Anduang (kakek) turun ka Mamak (ke Paman). Dari Mamak baru ke saya.
Sejak 1991 saya sudah mandiri menjalankan usaha setrika arang ini," ungkap Darul Zaman, Rabu (11/9/2019).
Darul Zaman memang sudah lama menggunakan setrika arang hingga kini ia tidak ingin beralih menggunakan setrika listrik.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/padang/foto/bank/originals/darul-zaman-penggosok-pakaian-yang-menggunakan-setrika-arang-di-pasar-raya-padang.jpg)