BERITA POPULER PADANG

POPULER PADANG - Reaksi Mahyeldi Terkait Spanduk| Kisah Penyeterika Pakaian di Pasar Raya Padang

Sejumlah pemberitaan seputar Kota Padang menghiasi kanal portal Berita TribunPadang.com pada Rabu (11/9/2019) kemarin.

Penulis: Emil Mahmud | Editor: Emil Mahmud
TribunPadang.com/Nadia Nazar
Wali Kota Padang Mahyeldi Ansharullah usai menghadiri pembukaan kegiatan semarak Ramadan di Masjid Agung Nurul Iman Padang.jpg 

TRIBUNPADANG.COM, PADANG - Sejumlah pemberitaan seputar Kota Padang menghiasi kanal portal Berita TribunPadang.com pada Rabu (11/9/2019) kemarin.

Sederet berita yang menempati populer kali ini antara lain: Reaksi Mahyeldi soal Spanduk #2020SandiUno-Mahyeldi di Padang, serta berita lainnya.

Berikut rangkuman sejumlah beritanya lainnya

1 Reaksi Mahyeldi soal Spanduk #2020SandiUno-Mahyeldi di Padang, ‘Mungkin Itu Harapan Masyarakat'

Munculnya spanduk yang bertulisan #2020SandiUno-Mahyeldi di Padang, direspon oleh Mahyeldi.

Diketahui, spanduk #2020SandiUno-Mahyeldi terlihat dipasang di sejumlah titik di Padang, Rabu (11/9/2019).

Wali Kota Padang Mahyeldi Ansharullah usai menghadiri pembukaan kegiatan semarak Ramadan di Masjid Agung Nurul Iman Padang.jpg
Wali Kota Padang Mahyeldi Ansharullah usai menghadiri pembukaan kegiatan semarak Ramadan di Masjid Agung Nurul Iman Padang.jpg (TribunPadang.com/Nadia Nazar)

Wali Kota Padang, Mahyeldi Ansharullah mengaku dirinya tidak mengetahui kemunculan spanduk #2020SandiUno-Mahyeldi tersebut.

"Spanduk apa? Saya tidak tahu," kata Mahyeldi kepada TribunPadang.com, Rabu malam di rumah dinasnya.

Mahyeldi juga mengatakan, dirinya baru saja mengetahui spanduk adanya #2020SandiUno-Mahyeldi tersebut saat TribunPadang.com bertanya kepadanya.

"Saya tidak tahu. Ini saya baru tahu," jawab Mahyeldi sambil tersenyum ketika TribunPadang.com menunjukkan foto spanduk itu.

Mahyeldi juga kembali mengulangi pernyataan bahwa dirinya tidak mengetahui spanduk tersebut.

"Saya tidak tahu, mungkin saja itu harapan masyarakat," kata Mahyeldi.(*)

Berita selengkapnya klik di sini!

2 Kisah Darul Zaman, Penggosok Pakaian dengan Setrika Arang di Pasar Raya Padang, Bertahan Sejak 1991

Sesosok pria berkumis dan bertubuh tegap tengah sibuk bekerja di kios kecil miliknya.

Setrikaan arang dengan api sedang berada di samping kanannya.

Ia adalah Darul Zaman, penjual jasa penggosok baju dengan setrika arang di Pasar Raya Padang.

Darul Zaman, ayah tiga orang anak ini merupakan satu dari tiga pria yang berprofesi sebagai penggosok baju menggunakan setrika arang di Pasar Raya Padang.

Sejak tahun 1991, Darul Zaman memang telah memulai jasa setrika baju dengan arang ini.

Darul Zaman, penggosok pakaian yang menggunakan setrika arang di Pasar Raya Padang.
Darul Zaman, penggosok pakaian yang menggunakan setrika arang di Pasar Raya Padang. (TRIBUNPADANG.COM/RIZKA DESRI YUSFITA)

Kepada TribunPadang.com Darul Zaman mengatakan, setrika arang yang ia gunakan sudah berumur sangat lama.

"Dari Anduang (kakek) turun ka Mamak (ke Paman). Dari Mamak baru ke saya.

Sejak 1991 saya sudah mandiri menjalankan usaha setrika arang ini," ungkap Darul Zaman, Rabu (11/9/2019).

Darul Zaman memang sudah lama menggunakan setrika arang hingga kini ia tidak ingin beralih menggunakan setrika listrik.

Berita selengkapnya klik di sini!

3 Mahyeldi Bicara Soal Calon Gubernur Sumbar dan Reaksi pada Spanduk #2020SandiUno-Mahyeldi yang VIRAL

Wali Kota Padang Mahyeldi digadang-gadang menjadi calon Gubernur Sumatera Barat (Sumbar) pilkada 2020.

Menjadi Walikota Padang dua periode, Mahyeldi digadang-gadang bisa menjadi suksesor Gubernur Sumatera Barat saat ini Irwan Prayitno yang juga kader PKS. 

Bagaimana respon Mahyeldi yang digadang-gadang menuju Sumbar 1 atau calon Gubernur Sumbar 2020?

Mahyeldi termasuk kader yang mendirikan PKS pertama kali di Sumbar.

Mahyeldi Walikota Padang dan Imral Fauzi sebagai Kepala PLT Kesbangpol Kota Padang
Mahyeldi Walikota Padang dan Imral Fauzi sebagai Kepala PLT Kesbangpol Kota Padang (Humas Pemko Padang)

Selain sebagai pendiri di Sumbar, dirinya juga tercatat sebagai pengurus PKS pertama di Sumatera Barat.

"Saya termasuk pendiri PKS pertama di Sumbar dan pengurus pertama di PKS Sumbar, saya pernah menjadi wakil DPW PKS Sumbar. Saya dipolitik juga besarkan oleh PKS, " kata Mahyeldi.

Mahyeldi juga mengungkapkan saat ini dirinya menjadi Majelis Permusyawaratan Wilayah (MPW) PKS Sumbar.

Namun untuk Calon Gubernur Sumbar, Mahyeldi mengatakan PKS juga harus bekerja sama dengan partai lain untuk mentukan pasangan calon Gubernur Sumbar Pilkada 2020 nanti.

PKS tidak bisa berdiri sendiri sehingga mutlak dilakukan kerjasama dengan partai lain. 

Berita selengkapnya klik di sini!

Sumber: Tribun Padang
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved