Berita Sumbar Hari Ini

Jarak Pandang di Bandara Minangkabau Berkurang, Arah Angin dari Timur dan Selatan Mengarah ke Sumbar

pantauan di Bandara Internasional Minangkabau dan Bukit Kototabang, kondisi jarak pandang pada 12 September 2019 mengalami penurunan

Jarak Pandang di Bandara Minangkabau Berkurang, Arah Angin dari Timur dan Selatan Mengarah ke Sumbar
Dok: BPBD Dharmasraya
Petugas BPBD Dharmasraya membagi-bagikan masker karena Dharmasraya diterpa asap kiriman dari tetangga beberapa waktu lalu 

Laporan Wartawan TribunPadang.com, Rizka Desri Yusfita

TRIBUNPADANG.COM, PADANG - Kepala Stasiun GAW Bukit Kototabang Wan Dayantolis kembali mengatakan dalam seminggu terakhir terjadi peningkatan titik panas di beberapa wilayah Kalimantan dan Sumatera.

Sementara, pola angin menunjukkan bahwa angin bergerak dari wilayah timur dan selatan Sumatera dan mengarah ke wilayah Sumatera Barat.

Hal tersebut dikhawatirkan dapat menyebabkan menurunnya kualitas udara di Sumatera Barat.

"Berdasarkan pantauan pada 3 hari terakhir pola angin bervariasi dari Timur hingga Selatan," jelas Wan Dayantolis, Kamis (12/9/2019).

Prakiraan Cuaca 33 Kota di Indonesia Rabu (11/9/2019), Padang Cerah Berawan, Pekanbaru Berasap

Kabut Asap Makin Pekat, Pemprov Sumbar Siap Tampung Warga Riau dan Jambi yang Ingin Mengungsi

Kabut Asap di Riau dan Jambi,Pemprov Sumbar Upayakan Bantu Perantau Minang Jika Ingin Pulang Kampung

Adapun titik panas yang terpantau pada tanggal 11 hingga 12 September 2019 yakni 269 titik panas di Provinsi Riau, 430 titik panas di Provinsi Jambi, 437 titik panas di Provinsi Sumatera Selatan, 20 titik panas di Provinsi Sumatera Utara, 9 titik panas di Bengkulu, dan 16 titik panas di Provinsi Sumatera Barat.

Lebih lanjut ia menjelaskan 16 titik panas di provinsi Sumatera Barat berada di 3 titik panas di Kotobaru Dharmasraya.

6 titik panas di Pulau Punjung Dharmasraya.

3 titik panas di Raomapat Tunggal Pasaman, dan 4 titik panas di Pancung Soal Pesisir Selatan.

Wan Dayantolis juga menyebut berdasarkan pantauan jarak pandang di Bandara Internasional Minangkabau dan Bukit Kototabang, kondisi jarak pandang pada 12 September 2019 mengalami penurunan.

Kabut Asap di Siak Riau Makin Pekat, Kualitas Udara Memburuk, Sekolah Terpaksa Diliburkan

Kabut Asap Samar-samar Selimuti Kota Padang, DLH Imbau Warga Kurangi Aktivitas di Luar Rumah

"Jarak pandang di Stasiun Meteorologi Bandara Internasional Minangkabau terpantau 6 km dan jarak pandang di Stasiun pemantau Atmosfer Global Bukit Kototabang terpantau sejauh 2 Km," ungkap Wan Dayantolis.

Menurut Dayantolis, jumlah titik panas yang terus meningkat, berkurangnya curah hujan, dan arah angin yang menuju Sumbar dari daerah titik panas akan memberi dampak penurunan kualitas udara yang terukur di Stasiun Pemantau Atmosfer Global Bukit Kototabang.

Pihaknya mengimbau agar masyarakat mengurangi pembakaran sampah serta mengurangi terjadinya kebakaran lahan.

"Kami menyarankan masyarakat menggunakan masker jika beraktivitas di luar ruangan.

Apalagi kabut asap sudah sampai ke Bukittinggi. Namun kami tidak bisa memastikan itu kiriman darimana. Yang jelas pola angin dari arah Timur/Tenggara Sumbar," ujar Wan Dayantolis. (*)

Penulis: Rizka Desri Yusfita
Editor: afrizal
Sumber: Tribun Padang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved