Spice Route Connexion Indonesia 2019, Staf Ahli Menteri Kemaritiman: Fokus Tingkatkan Nilai Tambah

masyarakat dan pemuda hendaknya bisa mengemas potensi yang ada sehingga memiliki nilai lebih, semakin unik semakin tinggi harganya

Spice Route Connexion Indonesia 2019, Staf Ahli Menteri Kemaritiman: Fokus Tingkatkan Nilai Tambah
TribunPadang.com/reziazwar
Staff Ahli Menteri Bidang Sosio-Antropologi, Dr Ir Tukul Rameyo Adi dalam Seminar Pembangunan Potensi Maritim dan Mitigasi Bencana di Hotel Mercure di Padang, Sabtu (7/9/2019). 

Laporan Wartawan TribunPadang.com, Rezi Azwar

TRIBUNPADANG.COM, PADANG - Seminar Pembangunan Potensi Maritim dan Mitigasi Bencana menjadi rangkaian Spice Route Connexion Indonesia 2019 di Padang dan Pariaman, Sumatera Barat.

Seminar yang digelar di Hotel Mercure di Padang, Sabtu (7/9/2019) ikut hadir Walikota Padang Mahyeldi Ansharullah, Staff Ahli Menteri Bidang Sosio-Antropologi Dr Ir Tukul Rameyo Adi, Peneliti Bidang Botani Dr Ary Prihardhyantoro, dan Direktur Perbaikan Darurat BNPB Medi Herlianto.

Staff Ahli Menteri Bidang Sosio-Antropologi, Dr Ir Tukul Rameyo Adi dalam seminar mengatakan bahwa Nusantara memiliki potensi laut dan budaya.

"Kita diberi potensi yang luar biasa, kita bangsa terpilih, kalau bangsa kita hidup dimanapun bisa. Karena kita miniatur dunia," ujarnya, Sabtu (7/9/2019).

Spice Route Connexion Indonesia 2019 di Padang & Pariaman, Perkenalkan Rempah-rempah Asal Indonesia

Dimulai, Spice Route Connexion Indonesia 2019 di Kota Padang dan Pariaman

Ia mengajak masyarakat fokus ke peningkatan nilai tambah pada potensi yang ada.

"Fokus ke peningkatan nilai tambah. Ini adalah evolusi dari nilai tambah. Contoh kopi. Sumber daya komoditas. Kopi digiling sesuai costumer (produk). Seduh (jasa). Nikmati kopi (jasa). Pengalaman. Semakin ke hilir, semakin besar nilai tambahnya, yaitu basisnya budaya," katanya.

Ia berharap masyarakat dan pemuda saat ini bisa mengemas potensi yang ada sehingga memiliki nilai lebih, semakin unik semakin tinggi harganya.

"Tidak ada lagi inovasi lagi, selain inovasi budaya, yaitu bagaimana mengemas dan membuat cerita," katanya.

Ia juga mengatakan bahwa pemerintah ke depan ada banyak kawasan yang strategis untuk dijadikan pariwisata.

"Terakhir, jangan lupa pesannya Bapak Soekarno 'Kembalilah menjadi bangsa Samudera' dan jangan lupa pada tanggal 23 September menjadi hari Maritim", tutupnya.(*)

Penulis: Rezi Azwar
Editor: afrizal
Sumber: Tribun Padang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved