BERITA POPULER SUMBAR

POPULER SUMBAR - Proyek Tol Padang - Pekanbaru Terkendala| 2 Mama Muda di Tanah Datar Diamankan

Sejumlah pemberitaan seputar Sumatera Barat (Sumbar) mewarnai kanal portal Berita TribunPadang.com pada Kamis (5/9/2019) kemarin.

POPULER SUMBAR - Proyek Tol Padang - Pekanbaru Terkendala| 2 Mama Muda di Tanah Datar Diamankan
Istimewa
Dua Mama Muda di Tanah Datar Diamankan Polisi, Ditemukan 7 Paket Sabu di Rumah Orangtua 

TRIBUNPADANG.COM, PADANG - Sejumlah pemberitaan seputar Sumatera Barat (Sumbar) mewarnai kanal portal Berita TribunPadang.com pada Kamis (5/9/2019) kemarin.

Sejumlah berita menempati populer di antaranya; Pembangunan Tol Padang - Pekanbaru Terkendala Pembebasan Lahan, Harga Ganti Rugi Dinilai Rendah dan berita lainnya.

Berikut simak rangkuman beritanya

1  Pembangunan Tol Padang - Pekanbaru Terkendala Pembebasan Lahan, Harga Ganti Rugi Dinilai Rendah

Pembebasan lahan pembangunan tol Padang - Pekanbaru masih terkendala.

Hal ini disebabkan Padang Industrial Park (PIP) tidak terima dengan harga ganti rugi lahan yang terlalu rendah.

Rapat progres pembangunan tol Padang - Pekanbaru di ruang rapat kerja Wagub Nasrul Abit, Kamis (5/9/2019).
Rapat progres pembangunan tol Padang - Pekanbaru di ruang rapat kerja Wagub Nasrul Abit, Kamis (5/9/2019). (TRIBUNPADANG.COM/RIZKA DESRI YUSFITA)

Accounting Manajer PIP Bedhendri sekaligus perwakilan PIP saat menghadiri rapat progres pembangunan tol Padang - Pekanbaru di ruang rapat kerja Wagub Nasrul Abit mengatakan, pihaknya melalui kuasa hukumnya sudah mengirimkan somasi kepada Badan Pertanahan Nasional (BPN) Padang Pariaman selaku pelaksana pembebasan lahan.

"Lahan PIP itu berada pada Sta 0 hingga Sta 4,2. Kami meminta nilai ganti rugi lahan disesuaikan dengan Nilai Jual Objek Pajak (NJOP).

Menurut kami, NJOP itu ditetapkan oleh negara. Karena ia terkait dengan otonomi daerah, karena itu di Padang Pariaman, maka Padang Pariaman lah yang menunjuk tim appraisal untuk menetapkan NJOP.

Berdasarkan itu akan bisa diperoleh potensi PAD-nya dari pajak PBB. NJOP yang kami bayarkan itu Rp335.000/meter," ungkap Bedhendri.

Halaman
1234
Penulis: Emil Mahmud
Editor: Emil Mahmud
Sumber: Tribun Padang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved