Breaking News:

Padang

3 Rumah Dekat Pantai Danau Cimpago Kota Padang Terbakar, Tiga KK Kehilangan Tempat Tinggal

Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Padang sempat mengerahkan lima unit armadanya ke lokasi kebakaran, -- di dekat Pantai Danau Cimpago

Penulis: Rezi Azwar | Editor: Emil Mahmud
TRIBUNPADANG.COM/REZI AZWAR
Kondisi puing-puing rumah seusai kebakaran yang menghanguskan bangunan dan seisi rumah di Jalan Purus V Nomor 42, Rt 3/ Rw 6, Kelurahan Purus, Kecamatan Padang Barat, Kota Padang, Sumatera Barat (Sumbar), Rabu (4/9/2019) malam. 

Diduga akibat hubungan Arus Pendek Listrik, Tiga KK Kehilangan Tempat Tinggal Mereka

Laporan Wartawan TribunPadang.com, Rezi Azwar

TRIBUNPADANG.COM, PADANG - Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Padang sempat mengerahkan lima unit armadanya ke lokasi kebakaran, -- di dekat Pantai Danau Cimpago --- yang terbilang pemukiman padat, Rabu (4/9/2019) malam.

Kabid Ops Damkar Kota Padang, Basril mengatakan bahwa dalam kejadian ini meludeskan tiga rumah yang terdiri dari masing-masing tiga kepala keluarga.

Pihaknya menduga penyebab kebakaran kali ini, karena hubungan arus pendek listrik di rumah yang merupakan tempat kejadian perkara (TKP).

Damkar Kota Padang Ungkapkan Soal Kebakaran Kedai Ayam Potong Sekaligus Rumah Kayu di Pauh

Kebakaran Hutan dan Lahan di Jambi - Sumsel Berdampak pada Sumbar, BMKG: Penurunan Kualitas Udara

""Diduga, dan kami asumsikan terjadinya (hubungan) arus pendek listrik. Dan, rumahnya ada tiga, tapi satu sama lain saling berdempetan," ujar Basril.

Basril mengatakan dalam kejadian ini pemilik rumah mengalami kerugian materil sekitar Rp 200 juta rupiah.

"Kerugian sementara ditaksir Rp 200 juta karena ketiga rumah yang terbakar, di dalamnya ada sejumlah barang-barangnya," kata Basril.

Sejauh ini lanjut Basril pihaknya menyerahkan kepada pihak kepolisian untuk menyelidiki penyebab kebakaran.

"Kami telah serahkan kepada pihak yang berwajib, yaitu kepolisian untuk mencari tahu penyebab kebakaran," kata Basril.

Dijelaskannya bahwa Damkar Kota Padang mendapatkan informasi sekitar pukul 22.55 WIB.

"Kami mendapat informasi sekitar pukul 22.55 WIB. Ketika mendapat informasi kita luncurkan dua unit damkar," kata Basril.

Basril menjelaskan bahwa dalam perjalanan melihat api berkobar dari kejauhan dan ia mengirimkan armada lainnya.

"Setelah di perjalanan, namun api terlihat dalam perjalanan tersebut. Kita tambah lagi armada dari pos satu, pos dua di Ambacang, dan Padang Selatan," ujar Basril.

Dijelaskannya bahwa ada total lima unit armada dikerahkan.

"Sebelumnya ada lima unit, yang dikerahkan ke lokasi yang berada di dekat tepi pantai dan anginnya cukup kencang kala itu," ujar Basril.

Selain itu, katanya di sekitar lokasi kebakaran terbilang relatif cukup padat penduduknya, serta beberapa rumah warga yang terbuat dari  kayu.

"Di sini (TKP kebaakran) rumah cukup padat, dan ada beberapa rumah yang terbuat dari material kayu. Alhamdulillah kebakaran ini dapat kita antisipasi, dan tidak ada korban jiwa," ungkapnya.

Sebelumnya,  kendala yang dihadapi oleh petigas pemadam kebakaran karena lokasi yang nerada di dekat pantai sehingga masyarakat ramai.

"Kendala adalah perjalanan, karena berada di dekat pantai, dan masyarakat cukup banyak," ujarnya.

Bastil mengimbau untuk masyarakat agar selalu bsrhati-hati disaat musim kemarau.

"Kami mengingatkan untuk menjauhlan benda-benda yang mudah terbakar. Apabila hendak bepergian, maka cabut kontak semua, yang berhubungan dengan listrik," kata Basril.

Sumber: Tribun Padang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved