Breaking News:

Regional

Gubernur Herman Deru Tunjuk Plh Tergantung Status Hukum Bupati Muara Enim

Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru menunggu status hukum Bupati Muara Enim Ahmad Yani yang terjera

ISTIMEWA/HUMAS PEMPROV SUMSEL
Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru disela-sela meninjau ruas jalan tol Kapalbetung, Selasa (28/5/2019) 

TRIBUNPADANG.COM, PALEMBANG - Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru menunggu status hukum Bupati Muara Enim Ahmad Yani yang terjerat operasi tangkap tangan oleh KPK, atas dugaan proyek pembangunan di wilayahnya tersebut.

"Sekarang belum ada status (hukum), setelah mendapatkan pemberitahuan (status hukum), kami angkat Pelaksana harian ( PLH). Dalam satu detik pun, tidak boleh kosong," kata Herman, Selasa (3/9/2019).

Soal dugaan suap proyek pembangunan yang diduga menjerat Bupati Muara Enim, Herman pun tak bisa berkomentar banyak.

KPK Segel Ruang Kerja Bupati Muara Enim Setelah Lakukan OTT

Ia meminta kepada komisi anti rasuah agar memproses hukum, bagi siapapun yang melakukan pelanggaran.

"Pengadaan itu kita kan pakai ULT, dalam kasus seperti itu, tentu ada yang menerima dan pasti ada yang memberi. Jadi, jangan hanya yang menerima, yang memberi pun harus diingatkan," ujar dia.

Sementara, terkait 35.000 dollar AS yang didapatkan KPK dalam operasi tangan tersebut, Herman nampak terkejut.

"Tapi, kami belum tahu kegunaannya untuk apa. Dalam 1x24 jam kalau tidak ada kabar, sudah diganti (PLH)," ujar dia.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Bupati Muara Enim Terkena OTT, Gubernur Sumsel Akan Tunjuk Plh"

Editor: Emil Mahmud
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved