Breaking News:

Padang

Dinsos Kota Padang Bina 20 Anak Jalanan, Dibekali Pelatihan Mental Hingga Agama

Tahun 2019 tercatat sudah 20 orang anak jalanan dibina oleh Dinas Sosial (Dinsos) Pemerintah Kota (Pemko) Padang.

Penulis: Rima Kurniati | Editor: Emil Mahmud
Humas Satpol PP Kota Padang
Ilustrasi: Satpol PP Kota Padang Amankan Anak Jalanan baru-baru ini. 

Dinsos Kota Padang bina 20 anak Jalanan, dibekali pelatihan mental hingga agama

Laporan Wartawan TribunPadang.com, Rima Kurniati

TRIBUNPADANG.COM, PADANG - Tahun 2019 tercatat sudah 20 orang anak jalanan dibina oleh Dinas Sosial (Dinsos) Pemerintah Kota (Pemko) Padang.

Dibanding Tahun (2018) sebelumnya, Dinsos Kota Padang telah membina 35 anak jalanan.

Hal itu dikemukakan Kepala Dinas Sosial (Kadinsos) Pemko Padang, Afriadi menjawab, TribunPadang.com, Senin (26/8/2019).

Menurutnya, pihak Dinsos Pemko Padang melakukan pembinaan anak jalanan yang dilakukan oleh Dinas Sosial Padang yang bekerja sama dengan Batalyon 133 Yudha Sakti.

"Anak-anak yang terjaring oleh Satpol PP, yang belum berumur dibawah 18 tahun kita bina di LPKS.

Jika berada diatas 18 tahun diserahkan pada kepolisian. Jika bukan orang Padang kita kembalikan ke kota asal mereka," jelas Afriadi.

Mereka yang terjaring antara lain; anak-anak jalanan serta geng motor dan anak-anak yang diamankan saat tawuran.

Sejauh ini lanjutnya, razia oleh Satpol PP Kota Padang, juga menjariang anak-anak yang berasal dari luar kota Padang.

Afriadi juga menjelaskan pembinaan ini dilakukan dalam bentuk pembinaan mental, psikologi, agama, keterampialan dan lainnya.

"Dibanding Tahun (2018) sebelumnya, Dinsos Kota Padang telah membina 35 anak jalanan. Setelah dibina, anak-anak tersebut dikembalikan pada orang tuanya," paparnya.

Selain itu, juga diberikan pendidikan yang layak serta keterampilan, tergantung kemauan dan latar belakang sang anak.

"Setelah dilakukan pembinaan, maka dikembalikan pada orang tuanya. Jika mau sekolah, maka disekolahkan bekerja sama dengan dinas pendidikan dan keterampilan lainnya," jelas Afriadi.

Afriadi juga mengatakan pada orang tua untuk memperhatikan anak-anak mereka agar tidak terjerumus dan bergabung dengan anak jalanan.

"Bagi orang tua yang menjemput anak-anaknya, kita juga sudah wanti-wanti. Kalau tidak bisa membina anak mereka, kita bisa masukan ke panti binaan," jelas Afriadi.

Afriadi juga mengatakan setelah mengikuti pembina di Bataliyon 133 Yuda Sakti, anak-anak jalanan banyak yang jera.

"Tahu sendiri, pembinaan bataliyon itu keras dan banyak," jelas Afriadi.

Sumber: Tribun Padang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved