BERITA POPULER SUMBAR
POPULER SUMBAR - Kisah Mahasiswi Unand Kamala Putri Ayunda| Info Prakiraan Cuaca Sumbar
Sederet berita seputar Sumatera Barat (Sumbar) mewarnai kanal portal berita TribunPadang.com, Sabtu (24/8/2019) kemarin
Penulis: Emil Mahmud | Editor: Emil Mahmud
TRIBUNPADANG.COM, PADANG - Sederet berita seputar Sumatera Barat (Sumbar) mewarnai kanal portal berita TribunPadang.com, Sabtu (24/8/2019) kemarin.
Sejumlah berita menempati populer di antaranya, prakiraan cuaca serta seputar acara wisuda sarjana Universitas Andalas (Unand) Padang dan lainnya.
Simak selengkapnya rangkuman sejumlah berita populer berikut ini;
1. Info Prakiraan Cuaca Sumatera Barat 24-26 Agustus 2019, Berpotensi Hujan Ringan di Sejumlah Wilayah
Bagi warga yang hendak beraktivitas di Provinsi Sumatera Barat, sebaiknya menyimak prakiraan cuaca.
Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Minangkabau Padang Pariaman memprediksi Sumatera Barat pagi hari didominasi cuaca cerah berawan, Sabtu (24/8/2019).

Lalu, pada siang hingga sore hari dihiasi cuaca cerah berawan dan berpotensi hujan ringan di wilayah Padang Pariaman, Pasaman Barat, dam Agam.
Sementara, pada malam hari cuaca berawan dan berpotensi hujan ringan di wilayah Pasaman Barat.
Lalu untuk dinihari, cuaca cerah berawan pun menghiasi langit provinsi dengan Ibu Kota Padang ini.
Kemudian, suhu udara di Sumatera Barat pada hari ini diprediksi berkisar antara 19 hingga 31 derajat Celsius.
Kelembaban udaranya berkisar antara 65 hingga 97 persen.
Lalu, kecepatan angin berkisar antara 04 hingga 14 kilometer per jam yang berhembus dari arah Utara ke Barat Daya.
Selain itu, BMKG Minangkabau Padang Pariaman juga memprediksi cuaca Sumatra Barat pada 25 hingga 26 Agustus 2019.
Berita selengkapnya klik di sini!
2 Perjuangan Mahasiswi Unand Kamala Putri Ayunda Jadi Mahasiswa di Atas Rata-rata, Berawal Baca Buku
Berawal dari membaca buku, Kamala Putri Ayunda meraih sederet prestasi.
Selain meraih sederet prestasi wisudawati Universitas Andalas ini bahkan memiliki kesempatan ke luar negeri

Berawal dari membaca buku, Lala, mahasiswa jurusan akuntasi ini terinspirasi untuk menjadi mahasiswa "di atas rata-rata".
"Awalnya saya membaca buku yang berjudul "Jangan Mau menjadi Manusia Rata-rata", kata Lala memulai cerita pada TribunPadang.com, Sabtu (24/8/2019).
Buku itu karya Ahmad Rifai Rifan.
Lala membacanya kidmat, lalu mengikuti semua tips-tips dalam buku tersebut.
Sampai akhirnya selama empat tahun kuliah, Lala meraih sederat prestasi yang tidak seperti rata-rata mahasiswa kebanyakan.
Selama perkuliahan Lala mengikuti bermacam organisasi.
Diantaranya, senior staff di American Corener Unand, Lembaga Kajian Ekonomi Islam, BEM KM Unand, Purna Caraka Muda Indonesia Sumbar, hingga Sahabat BPK Sumbar.
sederet organisasi tersebut Lala meraih Bintang Aktivis Kampus Universitas Andalas.
Sebuah penghargaan untuk para aktivis di kampus hijau yang diberikan Rektor Unand pada Sabtu 24/8/2019.
"Kata buku itu, jangan takut menjadi berbeda.
Berbeda dalam kebaikan tentunya," ungkap Lala.
Tidak hanya aktivis, Lala juga mengimbangi dengan akademiknya.
Hasilnya Lala lulus dengan predikat pujian dengan IPK 3,68
Dalam bidang akademik, Lala juga pernah menjadi asisten dosen.
Lulus predikat Dengan Pujian tidak diraih Lala begitu saja, beberapa kali Lala mengulang mata kuliah.
"Lala pernah mengulang beberapa mata kuliah.
Tidak masalah mengulang, asalkan semuanya jujur.
Berita selengkapnya klik di sini!
3 Unand Wisuda 1349 Lulusan, Sarjana Peternakan Terbanyak hingga 161 Orang
Universitas Andalas (Unand) Padang memewisuda 1035 lulusan, Sabtu (24/8/2019) di di auditorium Unand.
Wisuda ke-3 tahun 2019 ini diikuti lulusan program diploma tiga dan sarjana satu dari 14 fakultas di Universitas Andalas.
Rektor Universitas Andalas juga menyerahkan sebanyak 1349 para wisudawan pada Ketua Alumni Unand.
Sehari sebelumnya Jumat (24/8/2019) juga dilaksanakan wisuda pascasarjana dan program doktoral sebanyak 274 orang.
Rektor Unand, Tafdil Husni pada sambutan berpesan untuk para wisudawan untuk tidak cepat berpuas diri dan terus meningkatkan kemampuan agar bisa bersaing di era revolusi 4.0.
"Saya berpesan para wisudawan untuk tidak tergantung pada satu keterampilan yang dimiliki.
Milikilah banyak keterampilan atau soft skill sehingga bisa mencari kerja dan membuka lapangan kerja nantinya," kata Tafdil Husni.
Tafdil Husni juga mengatakan meskipun Unand turun peringkat menjadi 11 berdasarkan peringkat PTN terbaik di Indonesia, Unand terus berupaya meningkatkan kualitas wisudawan dan perestasi unand.
"Kedepan Unand akan dan sedang diusahakan menjadi Perguruan Tinggi Negeri Berbadan Hukum (PTN BH)," kata Tafdil Husni.

Tafdil Husni juga mengimbau alumni Unand untuk menjaga kesatuan dan saling bersinergi antar alumni, alumni dengan almamater.
"Sehingga bisa bermanfaat bagi bangsa dan negara sesusai dengan kapasitas masing-masing," tambah Tafdi Husni
Adapun jumlah lulusan mahasiswa Unand, yang diwisuda berdasarkan gelar dapat dibaca di portal berita TribunPadang.com.