Breaking News:

Solok Selatan

Diminta Lengkapi Bahan CPNS, drg Romi Segera Antar Berkasnya ke BKPSDM Solok Selatan

Drg Romi Syofpa Ismael diminta Pemerintah Kabupaten Solok Selatan melengkapi bahan agar segera diangkat menjadi c

Penulis: Rizka Desri Yusfita | Editor: Emil Mahmud
TRIBUNPADANG.COM/RIZKA DESRI YUSFITA
Dokter gigi (drg) Romi usai memenuhi undangan Wakil Gubernur Sumbar Nasrul Abit di lobi kantor gubernur, Selasa (6/8/2019). 

Diminta Lengkapi Bahan CPNS, Drg Romi: Diantar Senin ke BKPSDM Solok Selatan

Laporan Wartawan TribunPadang.com, Rizka Desri Yusfita

TRIBUNPADANG.COM, PADANG - Drg Romi Syofpa Ismael diminta Pemerintah Kabupaten Solok Selatan melengkapi bahan agar segera diangkat menjadi calon pegawai negeri sipil (CPNS) setelah dinyatakan lulus beberapa waktu lalu.

"Ya, drg Romi sudah diminta melengkapi bahan sesuai dengan pengumuman Panselda Nomor 8000/03/I/BKPSDM-2019 tentang Persyaratan dan Pemberkasan Usulan Penetapan Nomor Induk Pegawai (NIP)," kata Kepala Biro Humas Pemkab Solok Selatan, Firdaus Firman kepada TribunPadang.com, Minggu (25/8/2019).

Lebih lanjut, Firdaus Firman mengatakan setelah semua bahannya lengkap, pihaknya akan mengantarkan bahan tersebut ke Kantor Regional (Kanreg) BKN Pekanbaru untuk diusulkan penetapan NIP-nya.

"Setelah itu baru NIP yang bersangkutan ditetapkan oleh BKN. Setelah NIP-nya ditetapkan, baru setelah itu Bupati akan menerbitkan SK drg Romi. Jadi NIP itu pihak BKN yang mengeluarkan," ujar Firdaus Firman.

Rencananya, kata Firdaus Firman, jika Senin kelengkapan berkas selesai, Selasa atau Rabu akan diantar ke Kanreg BKN Pekanbaru.

"Mudah-mudahan dalam minggu besok sudah ditetapkan NIP yang bersangkutan," harap Firdaus Firman.

Di samping itu, Drg Romi saat dihubungi TribunPadang.com mengatakan dirinya telah menyiapkan bahan yang diminta oleh Pemkab Solok Selatan.

"Mulanya tahu dari teman-teman media kalau Ami (sapaan drg Romi) dinyatakan lulus sebagai CPNS di lingkungan Pemkab Solok Selatan. Sudah ada pengumuman dari Bupati. Setelah itu baru dihubungi oleh BKPSDM," kata Ami.

Perempuan kelahiran Sicincin, 6 September 1986 ini juga mengatakan karena ia lulus pada formasi disabilitas dokter gigi ahli pratama, maka ia harus melengkapi bahan yang kurang yakni surat keterangan disabilitas.

"Pengurusan surat itu sudah selesai di RSUP M Djamil Padang. Surat itu yang mau diantar Senin besok ke BKPSDM," ujar Ami.

Dalam surat tersebut, Ami dinyatakan menderita paraplegi (anggota tubuh bagian bawah yang meliputi kedua tungkai dan organ panggul). (*)

Sumber: Tribun Padang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved