GAPKI: Produksi Sawit Indonesia Jauh Lebih Rendah dari Negara Tetangga Malaysia

Ketua Bidang Komunikasi Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (Gapki) Tofan Mahdi mengatakan produksi sawit di Indonesia masih kalah dari negara t

GAPKI: Produksi Sawit Indonesia Jauh Lebih Rendah dari Negara Tetangga Malaysia
TribunPadang.com/Rizka Desri Yusfita
Ketua Bidang Komunikasi Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (Gapki) Tofan Mahdi mengatakan produksi sawit di Indonesia masih kalah dari negara tetangga Malaysia. 

Laporan Wartawan TribunPadang.com, Rizka Desri Yusfita

TRIBUNPADANG.COM, PADANG - Ketua Bidang Komunikasi Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (Gapki) Tofan Mahdi mengatakan produksi sawit di Indonesia masih kalah dari negara tetangga Malaysia.

"Tingkat produktivitas kelapa sawit Indonesia dibanding Malaysia jauh lebih rendah. Kalau dihitung dari segi menghasilkan buah, rata-rata Malaysia menghasilkan 30 ton per hektar per tahun.

Dilantik 28 Agustus 2019, Ini Daftar 65 Anggota DPRD Sumbar Terpilih, Terbanyak dari Dapil Sumbar 6

KPU Tetapkan Perolehan Kursi DPRD Sumbar, Gerindra Terbanyak, 7 Partai Tak Punya Kursi

POPULER SUMBAR - Jamaah Haji Embarkasi Padang Wafat Bertambah 3 Orang| Prakiraan Cuaca Sumbar

Sementara, Indonesia baru sekitar 15 hingga 17 ton per hektar per tahun. Angka ini masih harus dikejar," kata Tofan Mahdi.

Ia menjelaskan peningkatan produktivitas tanaman kelapa sawit adalah problem terbesar, tidak hanya di pihak perusahaan tetapi juga di masyarakat.

Kenapa produktivitas sawit Indonesia masih rendah?

Pembalap Motor Se-Sumatera Berlaga di Sawahlunto, IMI Sumbar Siapkan Ajang Balapan

Dishub Sumbar Wajibkan Semua Kendaraan Umum dan Barang Uji KIR Sekali Per Enam Bulan

POPULER SUMBAR - Tarekat Syattariyah di Sumbar Salat Idul Adha| Sopir Truk Timpa Karimun Ditangkap

Tofan Mahdi menjelaskan, dari sekitar 14 juta hektar lahan sawit yang ada, 43 persen merupakan perkebunan milik masyarakat (perkebunan rakyat).

Ia menyebutkan tantangan perkebunan rakyat yakni bagaimana standar pengolahan sama dengan perusahan besar.

2 Sapi dan 3 Kambing Disembelih di Kantor PWI Sumbar, Wujud Syukur dan Pengorbanan

Hendak Dikurbankan, 2 Ekor Kambing Mati Dimangsa Beruang Madu di Tanah Datar Sumbar

Besok, Jemaah Tarekat Syattariyah di Ulakan Padang Pariaman Sumbar Laksanakan Salat Idul Adha

"Paling tidak, tidak jauh berbeda. Masyarakat harus mendapat bibit yang baik. Peremajaan sawit adalah momentum pemerintah untuk mengembangkan perkebunan rakyat sehingga produktif," kata Tofan Mahdi.

Tofan Mahdi juga berharap Pemda menyarankan masyarakat untuk menjadi anggota GAPKI.

"Jumlah anggota GAPKI masih sangat kecil. Dari 3 ribu perusahaan sawit yang ada di Indonesia, hanya 650 yang menjadi anggota GAPKI," ungkap Tofan Mahdi. (*)

Penulis: Rizka Desri Yusfita
Editor: Mona Triana
Sumber: Tribun Padang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved