Dishub Sumbar Wajibkan Semua Kendaraan Umum dan Barang Uji KIR Sekali Per Enam Bulan

Dinas Perhubungan Sumatera Barat (Sumbar) mewajibkan semua kendaraan umum dan barang di Sumbar harus lulus pengujian kendaraan atau KIR.

Dishub Sumbar Wajibkan Semua Kendaraan Umum dan Barang Uji KIR Sekali Per Enam Bulan
IST/Polresta Padang
Bus pariwisata yang terlibat kecelakaan di Sitinjau Lauik Padang, Minggu (16/6/2019). 

Laporan Wartawan TribunPadang.com, Rizka Desri Yusfita

TRIBUNPADANG.COM, PADANG - Dinas Perhubungan Sumatera Barat (Sumbar) mewajibkan semua kendaraan umum dan barang di Sumbar harus lulus pengujian kendaraan atau KIR.

Kepala Dinas Perhubungan Sumbar Heri Noviardi menyebut uji kir kendaraan angkutan pedesaan dan angkutan kota merupakan kewenangan kabupaten/ kota.

Banyak Parkir Liar di Pasar Raya Padang, Kadishub Sebut Juru Parkir Bisa Dipenjara

Satlantas Gabung Dishub dan Satpol PP Urai Kemacetan Di Pasar Raya Padang

Plt Kadinsos Ngaku tidak Tahu Dilaporkan Oleh Istri Kadishub Terkait Dugaan Perselingkuhan

Setiap kendaraan wajib uji kir sekali enam bulan di kabupaten/kota.

Sementara, seluruh bus Angkutan Kota Dalam Provinsi (AKDP) atau Angkutan Kota Antar Provinsi (AKAP), taksi, dan sebagainya akan diuji kir oleh pihak provinsi.

"Kendaraan umum yang membawa penumpang dan pick up itu wajib uji kir. Yang akan diuji seluruh komponen kendaraan untuk keselamatan. Misalnya, unsur perusahannya, jumlah kendaraannya, rem, gas buang, lampu dan sebagainya sehingga keamanan penumpang terjaga.

POPULER SUMBAR - Tarekat Syattariyah di Sumbar Salat Idul Adha| Sopir Truk Timpa Karimun Ditangkap

Sempat Kabur, Sopir Truk Maut Ditangkap Polisi, Kecelakaan di Silayiang Sumbar yang Tewaskan 4 Orang

Besok, Jemaah Tarekat Syattariyah di Ulakan Padang Pariaman Sumbar Laksanakan Salat Idul Adha

Kalau kelengkapan adminstrasi ditunjukkan dengan bukti pembayaran pajak dan pengujian kelayakan jalan," jelas Heri.

Sejauh ini, lanjut Heri kalau pemilik kendaraan tersebut tidak melakukan ujir kir sesuai jadwal yang sudah ditetapkan, risikonya tentu akan terancam terhadap keselamatannya dan penumpang.

"Mereka harus paham, di satu sisi harus mencari profit keuntungan, di sisi lain juga harus menjamin keselamatan penumpang.

Kalau tidak melakukan uji kir tentu kondisi komponen kendaraannya, seperti rem, lampu, dan gas buang tidak terkontrol," tambah Heri.

Heri juga menyebut jika masih ada angkutan yang melanggar dan tidak melakukan uji kir, tentu akan dilakukan penilangan.

"Di Sumbar ada sekitar 70 ribu unit kendaraan yang wajib kir. Kendaraan tersebut tersebar di sejumlah kabupaten/kota. Di antaranya Padang, Bukittinggi, Solok, Padang Panjang, Padang Pariaman, Pariaman, dan Lima Puluh Kota.

Sinema India ANTV Pukul 10.30 WIB, Sinopsis Ishq Mein Marjawan Hari Ini Episode 23

Judika MP3 Cinta Karena Cinta, Tersedia Lirik Lagu, Video Klip dan Cara Download Lagu

Hanya Rindu Andmesh Kamaleng-Download Dilengkapi Chord Gitar, Lirik Lagu dan Video Klip

Tidak seluruh kabupaten/kota terdapat kendaraan wajib kir. Seperti Mentawai kendaraan belum ada. Begitupun kota kecil Sawahlunto.

Kita melihat berdasarkan jumlah kendaraan," jelas Heri.

Heri berharap pemilik kendaraan patuh terhadap ketentuan mengenai wajib uji kendaraan bermotor. (*)

Penulis: Rizka Desri Yusfita
Editor: Mona Triana
Sumber: Tribun Padang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved