Erupsi Gunung Kerinci, Warga Diminta Jauhi Radius 3 Km dan Bisa Ganggu Jalur Penerbangan

Masyarakat dan wisatawan serta pengunjung yang berada di sekitar Gunung kerinci dilarang mendaki kawah yang ada di puncak Gunung api Keri

Erupsi Gunung Kerinci, Warga Diminta Jauhi Radius 3 Km dan Bisa Ganggu Jalur Penerbangan
KOMPAS.COM/FIKRIA HIDAYAT
Gunung Kerinci diambil dari Desa Kersik Tuo, Kecamatan Kayu Aro, Kabupaten Kerinci, Jambi, Senin (30/5/2016). 

TRIBUNPADANG.COM - Masyarakat dan wisatawan serta pengunjung yang berada di sekitar Gunung kerinci dilarang mendaki kawah yang ada di puncak Gunung api Kerinci radius 3 kilometer/Km.

Rekomendasi tersebut dikeluarkan setelah Gunung Kerinci yang ada di Jambi Sumatera Barat mengalami erupsi Rabu (32/7/2019) siang sekitar pukul 12.48 WIB.

Tinggi kolom abu teramati ± 800 m di atas puncak (± 4.605 m di atas permukaan laut).

Kolom abu berwarna kelabu dengan intensitas sedang condong ke arah timur laut dan timur.

Selain itu dikutip dari rilis yang diterima oleh Kompas.com dari KESDM, Badan Geologi, PVMBG Pos Pengamatan Gunung Api Kerinci, jalur penerbangan di sekitar Gunung Api Kerindi sebaiknya dihindari, karena sewaktu-waktu masih memiliki potensi letusan abu dengan ketinggian yang dapat mengganggu jalur penerbangan.

Saat ini Gunung Kerinci pada status Level II atau Waspada.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Erupsi Gunung Kerinci, Warga Diminta Jauhi Radius 3 Km",

Editor: Emil Mahmud
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved