Idul Adha 2019- Sapi Seberat 1,77 Ton akan Dipotong di Masjid Raya Sumbar, Sumbangan Presiden Jokowi

Sapi 1,77 ton sumbangan Presiden Jokowi merupakan pemenang kontes sapi terbaik di Sumatera Barat 2019 berasal dari Kabupaten Agam.

Idul Adha 2019- Sapi Seberat 1,77 Ton akan Dipotong di Masjid Raya Sumbar, Sumbangan Presiden Jokowi
sanovra/tribuntimur.com
Ilustrasi sapi. Sapi Seberat 1,77 Ton akan Dipotong di Masjid Raya Sumbar Idul Adha 2019 ini yang merupakan sumbangan Presiden Jokowi 

M Kamil menambahkan pihaknya telah membentuk tim provinsi dan kabupaten/kota yang bertugas melakukan pemeriksaan terhadap hewan kurban menjelang Idul Adha 1440 H.

"Tiga minggu atau satu bulan menjelang hari raya kurban, kami sudah bentuk tim. Itu kami bentuk rutin setiap tahun untuk melakukan pemeriksaan hewan kurban," kata M Kamil.

Namun, ia menyadari personil yang tersedia tidak akan mampu mengunjungi tempat pemotongan kurban satu persatu.

"Kami turunkan 250 personil untuk melakukan pemeriksaan yang terdiri atas dokter hewan, paramedis, dan lain sebagainya.

Sementara, pelaksanaan kurban di Sumbar dilaksanakan hampir di 4.500 masjid dan musala. Tentu personil kita tidak akan mampu," kata M Kamil.

Ada beberapa strategi yang disiapkan pihak Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan dan sudah berjalan setiap tahun.

Di antaranya, melakukan pemeriksaan di pasar ternak.

"Mulai Minggu kemarin, petugas kita sudah siap sedia di semua pasar ternak yang ada di Sumbar yang transaksinya lokal dan regional.

Ketika memang diinformasikan ternak akan ditransaksikan, langsung dilakukan pemeriksaan dan penandaan," jelas M Kamil.

Ia menyebut salah satu output penandaan adalah dikeluarkannya surat keterangan kesehatan hewan.

Selanjutnya, petugas melakukan pemeriksaan di tempat penampungan hewan kurban.

"Kami sudah mengetahui pengurus masjid dan musala sebenarnya sudah memesan hewan kurban ke pedagang yang ada di Sumbar.

Pedagang ini biasanya minimal satu bulan menjelang hari H mendatangkan calon hewan kurban untuk dipelihara di kandangnya," kata M Kamil.

Saat kondisi sapi dipelihara di kandang penampungan, kata M Kamil, petugas Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan aktif melakukan pemeriksaan.

"Kemudian kami beri surat keterangan kesehatan hewan," tutup M Kamil. (*)

Penulis: Rizka Desri Yusfita
Editor: afrizal
Sumber: Tribun Padang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved