HUT Kemerdekaan RI ke-74, Penjual Bendera di Kota Padang Sepi Pembeli, Nasionalisme Warga Kurang

Perayaan HUT Kemerdekaan RI ke-74 tak terasa semakin dekat. Terlihat saat ini di sepanjang jalan di Kota Padang, sudah ramai penjual bendera. Bender

HUT Kemerdekaan RI ke-74, Penjual Bendera di Kota Padang Sepi Pembeli, Nasionalisme Warga Kurang
TribunPadang.com/Rizka Desri Yusfita
Sambut HUT Kemerdekaan RI ke-74, Penjualan Bendera Sepi Pembeli, Pedagang Bendera Nasionalisme Warga Kurang.jpg 

Dikatakannya lagi, selain bendera lokan dan marawa, ia juga menjual bendera rumahan dan bendera ukuran kecil yang biasa dipasang di kendaraan bermotor.

LIVE Konser Result DStar Indosiar Top 15 Grup 5 Malam Ini, Rara Ical atau Rani Terdegradasi?

Jadwal Acara TV RCTI, Selasa 30 Juli 2019 Tonton Silet, Cinta Sebening Embun, Pelangi Di Matamu

Ramalan Zodiak Selasa 30 Juli 2019, Libra Hadapai Kekhawatiran Sendiri,Besok Melelahkan Bagi Scorpio

"Saya di sini tidak sendiri. Ada teman saya satu lagi. Kami buka 24 jam. Kami buka lebih awal untuk ajang promosi saja, agar lebih dikenal masyarakat kalau kami menjual bendera. Biasanya kalau pembeli, datangnya Agustus nanti," ungkap Rahmad Ibrahim.

Bendera yang ia jual diproduksi di tempat tukang jahit.

Nantinya tukang jahit diberi upah dan hasil penjualan ia bagi hasil dengan temannya.

"Proses jahit tidak membutuhkan waktu lama. Kami hanya menunggu sehari saja. Upah jahit satu meter kain biasanya Rp 12 ribu," ujarnya.

Biasanya bendera yang dijual Rahmad Ibrahim dibeli masyarakat dari luar kota.

Bendera yang ia jual dibanderol seharga Rp 5 ribu hingga Rp 120 ribu.

"Ini usaha musiman saja. Bendera yang tidak habis dijual, saya simpan. Sementara, kalau di hari biasa, saya jual barang harian di pasar," ungkapnya.

LIVE Kontes KDI 2019 Senin 29 JUli 2019, 5 Kontestan Berebut 2 Tiket, LINK Streaming MNC TV

Jadwal Acara TV Senin 29 Juli 2019 TransTV GTV RCTI SCTV TVOne Indosiar, Transporter 2 Jam 21.30 WIB

Friday BBQ Hingga Baranang Kanyang, Ibis Hotel Berikan Promo All You Can Eat

Ia mengaku biasanya, sebulan penuh menjual bendera, omsetnya mencapai Rp 15 juta.

Tetapi sejak lima tahun belakangan, omsetnya menurun.

Halaman
123
Penulis: Rizka Desri Yusfita
Editor: Mona Triana
Sumber: Tribun Padang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved