Gelang Letcu Kerajinan Khas Bumi Sikerei Diminati Wisatawan Lokal Hingga Mancanegara

Kepulauan Mentawai, Sumatera Barat tidak hanya terkenal memiliki seni tato tertua di dunia. Bumi Sikerei julukan yang diberikan untuk Kepulauan Menta

Gelang Letcu Kerajinan Khas Bumi Sikerei Diminati Wisatawan Lokal Hingga Mancanegara
Tribunpadang.com/Mona Triana
Perajin Anyaman Gelang Letcu, Viator Simandri Sakombatu 

Laporan Wartawan TribunPadang.com, Mona Triana

TRIBUNPADANG.COM, PADANG - Kepulauan Mentawai, Sumatera Barat tidak hanya terkenal memiliki seni tatto tertua di dunia.

Bumi Sikerei julukan yang diberikan untuk Kepulauan Mentawai ini mempunyai kerajinan anyaman pembuatan gelang letcu.

Gelang letcu terbuat dari pakis hutan yang dikombinasikan bersama rotan lalu dianyam menjadi aksesoris berbentuk gelang.

Saat ini gelang letcu sudah banyak dipakai wisatawan, baik lokal maupun wisatawan luar negeri.

Bahkan gelang letcu telah dijual di beberapa Kota Indonesia seperti Bali,Yogyakarta dan Jakarta.

Dulunya gelang letcu dijadikan sebagai pengikat anak panah bagi masyarakat Mentawai yang hendak berburu.

Stand UP2K PKK Kabupaten Mentawai Menjual Aksesoris Gelang Letcu Hingga Pembuatan Tato Khas Mentawai

Stand UP2K PKK Kabupaten Mentawai Menjual Berbagai Aksesoris Gelang Letcu Hingga Pembuatan Tato

Perajin anyaman gelang letcu, Viator Simandri Sakombatu (31) menceritakan dulunya pakis hutan dan rotan ini dijadikan sebagai pengikat tabung anak panah dan pemeras racun panah.

Seiring perkembangan zaman, sudah tidak banyak lagi masyarakat Mentawai yang berburu ke hutan, maka pakis hutan dan rotan saat ini dijadikan kerajinan.

Hasil kerajinan dari pakis hutan dan rotan ini lahirlah gelang letcu.

Halaman
123
Penulis: Mona Triana
Editor: Mona Triana
Sumber: Tribun Padang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved