Solok Selatan

Masyarakat Bikin Surat Pernyataan Dukungan untuk Dokter Gigi Romi Syofpa

Sekretaris Nagari Pemerintahan Nagari (Pemnag) Talunan Maju, Hendrik Patriona berharap supaya dokter gigi (drg) Romi Syofpa tetap bisa memberika

Masyarakat Bikin Surat Pernyataan Dukungan untuk Dokter Gigi Romi Syofpa
ISTIMEWA/DOKUMENTASI
Sekretaris Nagari Pemnag Talunan Maju, Hendrik Patriona. 

Sekretaris Nagari Pemnag Talunan Maju Berharap drg Romi Syofpa Tetap Bersama Masyarakat 

Laporan Wartawan TribunPadang.com, Rezi Azwar

TRIBUNPADANG.COM, PADANG - Sekretaris Nagari Pemerintahan Nagari (Pemnag) Talunan Maju, Hendrik Patriona berharap supaya dokter gigi (drg) Romi Syofpa tetap bisa memberikan pelayanan kesehatan bagi masyarakat Talunan, Kabupaten Solok Selatan, Provinsi Sumatera Barat (Sumbar).

Dukungan itu kata Hendrik Patriona dituangkan dalam suatu surat pernyataan dukungan untuk drg Romi Syofpa.

Sebelumnya, drg Romi Syofpa merupakan seorang penyandang disabilitas, yang dibatalkan kelulusan hasil tes masuk CPNS baru-baru ini.

Kisah Dokter Gigi Romi Syofpa Perjuangkan Haknya dari Atas Kursi Roda Setelah Kelulusan Dibatalkan
Kisah Dokter Gigi Romi Syofpa Perjuangkan Haknya dari Atas Kursi Roda Setelah Kelulusan Dibatalkan (TribunPadang.com/reziazwar)

"Sederhana saja, kami berharap beliau (drg Romi Syofpa) tetap bersama masyarakat kami di sini, terlepas dari ini semua," ujar Sekretaris Nagari Pemerintahan (Pemnag) Talunan Maju, Hendrik Patriona, Jumat (26/7/2019).

Hendrik Patriona melihat kalau drg Romi Syofpa memang dekat hubungan sosial dengan masyarakat masyarakat, terlebih domisilinya juga di Talunan Baru (TB) Satu.

Dokter Gigi Romi Syofpa Dinilai Warga Telah Banyak Membantu Pasien di Puskesmas Talunan

"Selain di Puskesmas, keseharian beliau (drg Romi Syofpa) juga ikut membantu di masyarkaat umum," kata Hendrik Patriona.

Hendrik Patriona menjelaskan meski drg Romi Syofpa menggunakan kursi roda, namun tidak terkendala dalam melayani pasien sekaligus masyarakat yang berobat.

Hendrik Patriona mengatakan bahwa mereka bersama masyarakt membuat suatu surat pernyataan dukungan untuk drg Romi Syofpa.

"Surat itu kami buat untuk pernyataan masyarakat setempat ke pihak Nagari. Meski beliau (drg Romi Syofpa) mendapat penyakit disabilitas, namun tidak pernah menganggu kegiatan di Nagari kami bahkan senantiasa membantu masyarakat," ujar Hendrik Patriona.

Hingga saat ini lanjut Hendrik Patriona di Puskesmas Talunan masih kekurangan dokter.

Karenanya, imbuh Hendrik Patriona keberadaan drg Romi Syofpa justru makin membantu dalam melayani masyarakat yang hendak berobat.

"Jika ada pasien yang datang ke rumahnya pun beliau tetap membantunya. Jadi, beliau tidak hanya terlepas dari Puskesmas saja memberikan layanan," ungkapnya.

Kenyataannya, lanjut Hendrik Patriona peranan drg Romi Syofpa dinilai penting, termasuk peran dan tugasnya di Puskesmas Talunan serta di tengah-tengah masyarakat.

Penulis: Rezi Azwar
Editor: Emil Mahmud
Sumber: Tribun Padang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved