Nasib Tukang Foto Keliling di Jam Gadang Bukittinggi di Tengah Ekspansi Smartphone Berkamera Canggih

Jasa tukang foto keliling di Jam Gadang di Bukittinggi mulai kurang diminati wisatawan. Pernah berjaya jasa tukang foto keliling kini mulai ditinggal

Nasib Tukang Foto Keliling di Jam Gadang Bukittinggi di Tengah Ekspansi Smartphone Berkamera Canggih
TribunPadang.com/reziazwar
Gery (32) saat tengah menawarkan jasa foto sekali jadi kepada pengunjung objek wisata Jam Gadang, Bukittingi, Sabtu (20/7/2019). 

Omset dari jasa fotonya menurun.

Nasib Tukang Foto Keliling di Jam Gadang Bukittinggi di Tengah Ekspansi Smartphone Berkamera Canggih
Nasib Tukang Foto Keliling di Jam Gadang Bukittinggi di Tengah Ekspansi Smartphone Berkamera Canggih (TribunPadang.com/reziazwar)

"Saat ini untuk peminat jasa foto menurun," katanya pada TribunPadang.com, akhir pekan lalu, Sabtu (20/7/2019). 

Terpantau TribunPadang.com di sekitar Jam Gadang, kebanyakan pengunjung mengabadikan momentnya dengan kamera ponsel.

Dikatakannya, bahwa saat ini ia hanya mampu mencetak 20 foto dalam satu hari.

"Penurunan itu perlahan terus terjadi setiap tahunnya," ujarnya.

Pantai Air Manis, Batu Malin Kundang Menjadi Primadona Wisatawan Berkunjung ke Kota Padang

TIPS Memilih Angle yang Mantap saat Berwisata Kuliner Pakai Kamera Polaroid

Dahulu, lanjut Gery,  ia bisa mendapat keuntungan sampai Rp 1,5 juta ketika pengunjung ramai di waktu libur.

"Satu foto jadi ukuran 6R Rp 20 ribu, dan sedangkan ukuran foto 12R 30 ribu," ungkapnya.

Pengunjung hanya perlu menunggu sekitar empat menit, dan langsung bisa mendapatkan hasil fotonya.

Namun, saat ini tidak setiap wisatawan yang mendatangi objek wisatawan seperti Jama Gadang ingin mencetak hasil bidikannya. 

Ada juga pengunjung yang sebatas untuk mengisi media sosial yang dimilikinya. 

Halaman
123
Penulis: Rezi Azwar
Editor: afrizal
Sumber: Tribun Padang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved