Sumbar

Kisah Ahmad Fauzan, Siswa Tuna Netra Asal Sumbar yang Rela Jalan Kaki Demi Pertukaran Pelajar

Terlahir sebagai seorang penyandang disabilitas tidak mengurangi tekad Ahmad Fauzan (18) siswa SMKN 7 Padang, Sumatera Barat untuk meraih prestasi.

Kompas.com/PERDANA PUTRA
Ahmad Fauzan, siswa SMKN 7 Padang yang mahir memainkan alat musik tiup. 

TRIBUNPADANG.COM - Terlahir sebagai seorang penyandang disabilitas tidak mengurangi tekad Ahmad Fauzan (18) siswa SMKN 7 Padang, Sumatera Barat untuk meraih prestasi.

Fauzan mengalami gangguan penglihatan sejak lahir sehingga tidak mampu melihat.

Namun, semangatnya sangat membara. Tinggal berpisah dengan orangtua demi mengenyam pendidikan di SMKN 7 Padang harus dijalaninya.

Fauzan tinggal di kos bersama teman-temannya di Padang, sementara orangtuanya tinggal di Kampung Lubuk Basung, Agam.

Sejak kecil, Fauzan sudah mandiri. Hal itu dikarenakan Fauzan berasal dari keluarga yang pas-pasan.

Persib Bandung Kehilangan Pemain Muda Potensial, Ini Komentar Robert Rene Alberts

Ayahnya, Medi Satria (50) hanyalah pedagang kecil yang membuka warung di rumah.

Sementara ibunya Aflina Maini (47) hanya ibu rumah tangga. Fauzan memiliki empat orang saudara lagi yang menjadi tanggungan orangtuanya.

Kendati berkekurangan, dengan tekad kuat, ia bisa sekolah di SMKN 7 Padang. Fauzan pun ingin mengharumkan nama sekolah.

Siswa kelas XII jurusan Karawitan itu terbilang sangat aktif dan mau terlibat dalam berbagai kegiatan.

Gangguan penglihatan tidak menjadi persoalan berarti baginya.

Tiga Titik Longsor di Agam Sumbar, Akses Dua Nagari Terputus, Warga Terpaksa Naik Perahu

Halaman
123
Editor: Saridal Maijar
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved