Breaking News:

Jangan Lewatkan Gerhana Bulan pada Rabu 17 Juli 2019, Bisa Dilihat dengan Kasat Mata

Indonesia menjadi salah satu negara yang beruntung bisa mengamati gerhana bulan terakhir di tahun 2019.

Editor: Saridal Maijar
Time and Date via Kompas.com
Ilustrasi gerhana bulan. 

Sementara itu, dilansir dari Kompas.com, Marufin Sudibyo, astronom amatir, mengatakan di Indonesia fenomena gerhana bulan terjadi besok dini hari merupakan hal yang spesial dan sayang untuk dilewatkan.

"Ini adalah gerhana Bulan terakhir di 2019, sekaligus gerhana bulan kasatmata terakhir hingga setidaknya dua tahun ke depan," ujar Marufin.

Para pakar pun meramalkan, tidak akan ada gerhana bulan total lainnya hingga bulan Mei 2021.

Diduga Lapuk, Pohon Setinggi 15 Meter Tumbang, Akses Jalan Prof Hamka Padang Sempat Terganggu

"Pada 2020 ada empat gerhana bulan, tapi semuanya gerhana samar (penumbral) yang nyaris tak bisa dibedakan dengan purnama sempurna biasa kecuali oleh pengamat berpengalaman atau dengan menggunakan bantuan kamera DSLR atau teleskop," imbuh Marufin.

Karena gerhana Bulan ini terjadi tepat sebelum fajar, Marufin berkata fenomena tersebut tetap dapat dilihat dengan mata telanjang, tapi dalam keadaan tidak sempurna karena kondisi langit yang sudah mulai terang.

Menariknya, gerhana bula 17 Juli ini bertepatan dengan peringatan 50 tahun peluncuran roket Apollo 11, misi NASA yang mendaratkan manusia di bulan.

(Grid.ID/Asri Sulistyowati)

Sumber: Grid.ID
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved