Dinas Kelautan dan Perikanan Sumbar Tertibkan Alat Tangkap Bagan di Danau Singkarak

Dinas Kelautan dan Perikanan Sumatera Barat (Sumbar) mulai menertibkan alat tangkap bagan yang beroperasi di Danau Singkarak, Kabupaten Solok, Senin (

TribunPadang.com/Rizka Desri Yusfita
Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Sumbar Yosmeri.jpg 

Laporan Wartawan TribunPadang.com, Rizka Desri Yusfita

TRIBUNPADANG.COM, PADANG - Dinas Kelautan dan Perikanan Sumatera Barat (Sumbar) mulai menertibkan alat tangkap bagan yang beroperasi di Danau Singkarak, Kabupaten Solok, Senin (15/7/2019).

Menurut Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Sumbar Yosmeri ada ratusan alat tangkap bagan dan keramba apung yang tersebar di tepi Danau Singkarak.

Ikan Bilih Terancam Punah, Wagub Sumbar Nasrul Abit:5000 Nelayan Gantungkan Hidup di Danau Singkarak

Korem 032/Wirabraja dan DKP Sumbar Lepas Ribuan Bibit Ikan di Danau Singkarak

"Razia dilakukan di bawah koordinasi Dinas Kelautan dan Perikanan bersama Danrem serta Forkopimda. Mereka sudah sepakat bersama-sama melakukan razia bagan. Ini bertujuan agar tidak ada lagi alat tangkap bagan yang berada di sana," ujar Yosmeri.

Dikatakan Yosmeri, pelarangan penggunaan alat tangkap bagan sudah ada dalam Peraturan Gubernur (Pergub) Nomor 81 tahun 2017.

Ikan Bilih Endemik Danau Singkarak, Si Kecil Nan Lezat

Korem 032/Wirabraja dan Pemda Siap Membangun Ekosistem Danau Singkarak

"Sebagai upaya menjaga kelestarian bilih yang mulai punah karena menggunakan sistem bagan, kita melakukan razia. Ini juga langkah kita untuk meningkatkan populasi ikan asli Danau Singkarak yang kini mulai berkurang," jelas Yosmeri.

Yosmeri kembali menegaskan, alat tangkap bagan yang tersebar di wilayah perairan Danau Singkarak harus dihentikan.

"Kita akan lakukan razia hingga alat tangkap itu tidak ada lagi di Danau singkarak. Jika saat razia masih belum tuntas, akan kita lakukan lagi bulan depan, begitu seterusnya secara berkelanjutan," tambah Yosmeri.

Penertiban alat tangkap bagan melibatkan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), pihak kepolisian, Koramil, Danrem, dan Wali Nagari setempat.

Persib Bandung Rekor Start Terburuk Dibanding Dua Musim Sebelumnya dan Persiapan Lawan Kalteng Putra

TRANSFER PEMAIN Philippe Coutinho Berminat Kembali ke Anfield untuk Perkuat Liverpool

UPDATE Persib Vs Kalteng Putra, Kick Off Batal Dimajukan hingga Prediksi, Laga Mulai Pukul 18.30 WIB

Sementara itu, Wakil Gubernur Sumatera Barat Nasrul Abit mendukung penuh tindakan yang dilakukan DKP sebagai upaya menyelamatkan populasi ikan bilih yang ada di danau.

Menurut Nasrul Abit, penangkapan ikan menggunakan alat tangkap bagan dapat memusnahkan populasi ikan bilih.

"Kami harapkan sekali masyarakat bisa mengangkat sendiri alat tangkap bagan tersebut. Kalau tidak terpaksa diturunkan tim terpadu.

Target 100 persen harus selesai. Ini juga butuh dorongan semua pihak," harap Nasrul Abit. (*)

Penulis: Rizka Desri Yusfita
Editor: Mona Triana
Sumber: Tribun Padang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved