Kesehatan

Konsumsi Minuman Tradisional Berbahan Rumput Banto, Khasiatnya untuk Penawar Racun

Di Kampung Pondok Kota Padang, Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) terdapat sebuah warung kayu yang menjual minuman unik.

Konsumsi Minuman Tradisional Berbahan Rumput Banto, Khasiatnya untuk Penawar Racun
TribunPadang.com/Merinda Faradianti
Salah satu varian aneka menu di Pondok Minuman Aia Aka/Aia Kacang Amai, yang menjual berbagai macam minuman herbal di Kota Padang, Sumbar. 

"Terasa sedikit rasa asam yang berasal dari jeruk asam. Semua bahan dicampur sehingga menghasilkan rasa yang unik," imbuhnya.

Di kedainya, ungkap Osrial, para pengunjung tidak hanya bisa memesan minuman rasa original serta dapat menambahkan cincau, santan, atau Cincau Jerman.

Sejauh ini lanjutnya untuk harga yang ditawarkan Osrial berkisar antara Rp 5 ribu hingga Rp 10 ribu saja.

"Minumannya sudah diberi madu juga supaya ada rasa manis. Tapi juga bisa ditambahkan varian lainnya," ungkap Osrial.

Saat kemarau, kata Osrial persediaan bahan dedaunan biasanya sulit ditemukan, sehingga harus mencari bahan baku hingga ke Solok.

"Jika kemarau panjang, biasanya daun-daun itu sulit didapat tapi permintaan pelanggan tinggi.

Nah, saya bisa mencari daun-daun itu sampai ke Solok," tutup Osrial.

Salah satu varian aneka menu di Pondok minuman Amai, yang menjual berbagai macam minuman herbal di Kota Padang, Sumbar.
Salah satu varian aneka menu di Pondok minuman Amai, yang menjual berbagai macam minuman herbal di Kota Padang, Sumbar. (TribunPadang.com/Merinda Faradianti)

Minuman Herbal Penyegar

Hingga saat ini, varian minuman herbal dan tradisional seperti aia aka atau banyak orang menyebutnya; Aia Kacang.

Minuman tersebut merupakan minuman herbal penyegar khas Minangkabau, termasuk pada minuman yang relatif jarang ditemukan.

Halaman
1234
Penulis: Emil Mahmud
Editor: Emil Mahmud
Sumber: Tribun Padang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved