Semen Padang FC

Penyegaran Semen Padang FC Setelah Syafrianto Rusli Mundur Jadi Pelatih, Wewenang Penuh Weliansyah

CEO Semen Padang FC, Rinold Thamrin pun bergerak cepat untuk mengisi bangku kosong yang ditinggalkan Syafrianto Rusli.

Penyegaran Semen Padang FC Setelah Syafrianto Rusli Mundur Jadi Pelatih, Wewenang Penuh Weliansyah
TribunPadang.com/reziazwar
CEO Semen Padang FC, Rinold Thamrin, saat menyatakan bahwa sudah memberikan wewenang sebagai Pelatih kepala kepasa Weliansyah, Senin (8/7/2019). 

Manajemen Semen Padang FC juga akan memburu pelatih taktikal untuk menjadi asisten pelatih kepala.

DOWNLOAD (UNDUH) Lagu Virzha Damai Bersamamu hingga Tentang Rindu, Kumpulan MP3 dan Lirik

Arif Nyanyi Lagu Minang di Panggung DStar Indosiar Top 30 Round 2, Giring: Warna Vokal Pas Banget

“Kita juga memiliki opsi untuk menunjuk asisten pelatih taktikal. Tidak menutup kemungkinan itu lokal ataupun asing. Kita lihat saja kedepannya,” tutupnya. 

Harapan Suporter

Suporter Semen Padang FC The Kmers berharap pelatih baru Kabau Sirah tidak datang dari orang dalam Semen Padang FC.

Harapan tersebut disampaikan Ketua The Kmers, Nurman Anwar Bay terkait mundurnya Syafrianto Rusli jadi pelatih Semen Padang FC setelah dibantai PS Tira Persikabo di kandang sendiri, Senin (8/7/2019). 

Ketua kelompok suporter SPFC The Kmers, Nurman Anwar Bay mengatakan bahwa ganti pelatih adalah solusi terbaik untuk tim.

Sudah sewajarnya Syafrianto Rusli mundur karena gagal memberikan kemenangan bagi Semen Padang FC sejak di Liga 1 2019, termasuk laga kandang.

Download (Unduh) Lagu Minang Rantau Den Pajauah Ipank dan Rayola MP3 Andra Respati, Kintani

"Alhamdulilah, Alhamdulilah kalau benar mundur," kata Anwar.

Dijelaskannya, selama tim Semen Padang berlaga di Liga 1 2019, para pemain Semen Padang FC terlihat seperti tidak ada motivasi.

"Motivasi pemain tidak ada, selama liga 1, sudah seharusnya ia mengundurkan diri," katanya.

Ia juga menjelaskan bahwa solusi untuk ganti pelatih sudah bagus.

"Saya berharap jika benar pelatih diganti, pelatih yang baru bukan dari orang dalam Semen Padang FC," ungkapnya.

Ia juga menyebutkan beberapa nama pelatih yang cocok untuk mengisi kursi Pelatih kepala Semen Padang FC.

"Kalau boleh meminta, dan kalau bisa kita ingin Jacksen F Tiago, Widodo C Putro, dan Emral Abus," ungkapnya.

Ramalan Zodiak Cinta Hari Ini Selasa 9 Juli 2019: Aries Nyaris Cemburu, Masa Lalu Libra Menghantui

Nama-nama pelatih baru tersebut ia harapkan orang yang profesional, dan tidak berasal dari orang dalam.

Kekecewaan suporter Semen Padang FC terhadap hasil laga berujung pada teriakan ganti pelatih.

Teriakan yang disampaikan lewat nyanyian ini makin nyaring terdengar saat laga Semen Padang FC melawan PS Tira memasuki menit ke 80.

Pantauan TribunPadang.com, teriakan ganti pelatih Semen Padang FC ini sangat keras terdengar dari tribun selatan.

Nyanyian "ganti, ganti. Ganti pelatih. Ganti pelatih sekarang juga", terus terdengar berulang kali.

Tidak saja saat di lapangan, ketika suporter pulang pun, nyanyian ini masih bergema. 

Saat mereka meninggalkan stadion Haji Agus Salim, nyanyian "ganti, ganti. Ganti pelatih. Ganti pelatih sekarang juga terus bergema.

Termasuk ketika sejumlah suporter yang lewat di Jalan Sutomo Padang menuju arah Jalan Bypass, mereka menyanyikan lagu yang sama sambil berkendara. 

Syafrianto Rusli mengisyaratkan mundur dari Pelatih Semen Padang FC, setelah dibantai PS Tira Persikabo pada Senin (8/7/2019).

Semen Padang FC harus menelan pil pahit setelah menelan kekalahan di kandang dengan skor 1-3 dalam laga lanjutan Liga 1 2019 di Stadion Haji Agus Salim, Padang.

Atas hal tersebut, Syafrianto Rusli memintaa maaf kepada suporter dan seluruh masyarakat Sumbar

"Saya meminta maaf kepada seluruh masyarakat Sumbar. Saya tidak bisa memberikan prestasi kepada Semen Padang FC," kata Syafrianto Rusli saat jumpa pers usai laga.

Sebagai bentuk tanggung jawab, Syafrianto Rusli mengatakan ia akan menyerahkan tim Semen Padang kepada Manajemen Semen Padang, Rhinold.

"Sesuai dengan janji saya, tim saya serahkan kepada direktur," ucap Syafrianto Rusli.

Ia menyampaikan keputusan tersebut ia ambil setelah melihat hasil yang kurang memuaskan yang didapatkan Semen Padang FC selama pertandingan.

"Sudah enam kali pertandingan, saya tidak memberikan prestasi untuk Semen Padang. Tim Semen Padang belum bisa memenangkan pertandingan.

Sebagai rasa tanggung jawab, tim saya serahkan kepada manajemen," ujarnya.

Sebelumnya, Syafrianto Rusli pernah berjani siap mundur jika timnya kalah melawan PS Tira Persikabo.

"Jika kalah melawan Tira Persikabo, keputusan saya serahkan kepada manajemen," kata Syafrianto Rusli.

"Dalam tiga laga kandang ini seharusnya kami menang, kalau kalah lagi maka semua selesai. Saya akan mundur," ujarnya menambahkan.

Syafrianto mengaku bertanggung jawab dengan hasil buruk yang dialami Semen Padang di kasta tertinggi Liga Indonesia.

Menurutnya, kehadiran pelatih baru bisa mengantarkan Semen Padang berbenah dalam lanjutan kompetisi Liga 1 2019.

"Mungkin dengan keberadaan pelatih baru tim akan memiliki waktu panjang untuk berbenah," ucap Syafrianto.

Disinggung soal keutuhan tim, Syafrianto Rusli berharap skuat Kabau Sirah tetap dipertahankan hingga akhir musim.

"Bagi saya tim harus tetap dipertahankan dan bermain untuk memenangkan setiap pertandingan," tutur Syafrianto Rusli.(*)

Penulis: Rezi Azwar
Editor: afrizal
Sumber: Tribun Padang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved