Haji 2019

393 Jemaah Calon Haji Padang Jalani Tes Kesehatan Ketiga, Pahami 2 Hal yang Bikin Gagal Berangkat

393 Jemaah calon haji Embarkasi Padang melakukan pengecekan kesehatan di Aula Utama Asrama Haji Padang, Sabtu (6/7/2019).

393 Jemaah Calon Haji Padang Jalani Tes Kesehatan Ketiga, Pahami 2 Hal yang Bikin Gagal Berangkat
TRIBUNPADANG.COM/RIZKA DESRI YUSFITA
Jemaah calon haji Embarkasi Padang melakukan pengecekan kesehatan di Aula Utama Asrama Haji Padang, Sabtu (6/7/2019). 

Laporan Wartawan TribunPadang.com, Rizka Desri Yusfita

TRIBUNPADANG.COM, PADANG - 393 Jemaah calon haji Embarkasi Padang melakukan pengecekan kesehatan di Aula Utama Asrama Haji Padang, Sabtu (6/7/2019).

Jumlah tersebut terdiri atas 388 jemaah calon haji dan 5 petugas kloter.

Kepala Kantor Kesehatan Pelabuhan Kelas II Padang sekaligus Ketua Bidang Kesehatan Embarkasi Haji Padang,  Dr Jalil Alfani mengatakan, pemeriksaan yang berlangsung selama kurang lebih tiga hingga empat jam tersebut, pada prinsipnya merupakan pemeriksaan kesehatan tahap ketiga.

"Setelah dua kali pemeriksaan kesehatan di daerah, ini adalah tahap terakhir sebelum jemaah diberangkatkan ke Arab Saudi," ujar Dr Jalil Alfani.

Kisah Fikrun Khair Alwin, Jemaah Haji Termuda Kloter 1 Embarkasi Padang, Termotivasi karena Orangtua

Mulanya dalam pemeriksaan, petugas memeriksa dokumen yang dibawa jemaah dari daerah masing-masing.

"Jika sudah lengkap, jemaah sudah bisa masuk ke lokasi penginapan yang disediakan.

Jika ada hal-hal yang perlu pemeriksaan lebih lanjut, jemaah dianjurkan untuk menuju poliklinik untuk menentukan status keberangkatannya," jelas Dr Jalil Alfani.

Sejauh ini, kata dia, belum ada ditemukan persoalan mengenai penyakit atau kendala yang dialami jemaah calon haji.

"Sebenarnya adu dua hambatan jemaah calon haji tidak laik terbang. Pertama, dia tidak laik terbang berdasarkan peraturan kesehatan penerbangan internasional.

388 Jemaah Calon Haji Embarkasi Padang Mulai Masuk Asrama Hari Ini, Besok Berangkat ke Madinah

Artinya, kita lihat jenis penyakit yang dideritanya terlebih dahulu. Kalau penyakit tersebut membuat ia tidak memungkinkan untuk terbang ke tanah suci, ya kita tunda," ucap Dr Jalil Alfani.

Lebih lanjut ia menjelaskan, penyakit menular juga bisa menghambat keberangkatan jemaah calon haji meskipun saat berada di daerah ia dalam kondisi sehat.

Ia berharap jemaah calon haji dalam keadaan sehat dan lancar hendaknya dalam melakukan perjalanan haji.

"Sangat berat untuk kami tidak memberangkatkan jemaah ke Arab Saudi," tuturnya.(*)

Penulis: Rizka Desri Yusfita
Editor: Saridal Maijar
Sumber: Tribun Padang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved