Masa Tunggu Antrean Haji Sumbar 19 Tahun, Ini Penjelasan Kemenag Wilayah Sumbar

Masa tunggu ibadah haji masyarakat Sumatera Barat (Sumbar) mencapai belasan tahun. Hal ini diungkapkan Kepala Kakanwil Kementrian Agama Sumbar Hendri

Masa Tunggu Antrean Haji Sumbar 19 Tahun, Ini Penjelasan Kemenag Wilayah Sumbar
TribunPadang.com/Rizka Desri Yusfita
Kemenag Sumbar.jpg 

Laporan Wartawan TribunPadang.com, Rizka Desri Yusfita

TRIBUNPADANG.COM, PADANG - Masa tunggu ibadah haji masyarakat Sumatera Barat (Sumbar) mencapai belasan tahun.

Hal ini diungkapkan Kepala Kakanwil Kementrian Agama Sumbar Hendri melalui Kasi Pembinaan Haji dan Umrah Efrizal, Jumat (5/7/2019).

Barang Bawaan Jamaah Calon Haji Embarkasi Padang Dibatasi Maksimal 32 Kg

42 Hari di Tanah Suci, Kemenag Wilayah Sumbar Harapkan Calon Haji Jadi Haji Mabrur

Lamanya waktu tunggu haji menurutnya menunjukan animo masyarakat untuk melaksanakan ibadah haji sangat tinggi.

"Daftar tunggu haji di Sumbar selama 19 tahun. Hal itu karena banyak masyarakat yang mendaftar ibadah haji. Itu tak hanya di Wilayah Sumbar," kata Efrizal.

Jadwal Keberangkatan Haji 2019 Embarkasi Padang, Jemaah Berangkat Perdana 7 Juli 388 Orang

Calon Jamaah Haji Indonesia Bakal Alami Suhu Udara 45 Hingga 55 Derajat Celsius

Ia mengatakan selama 19 tahun masyarakat Sumbar sudah melaksanakan seluruh persiapan untuk berangkat haji.

"Waktu tunggu dimanfaatkan oleh jemaah untuk menjaga kesehatan hingga waktu keberangkatan.

Selain itu, jemaah juga melakukan persiapan secara mandiri. Belajar sendiri mengenai tata cara pelaksanaan haji melalui buku panduan yang diberikan," jelasnya.

Embarkasi Padang Berangkatkan 6.945 Calon Jemaah Haji ke Tanah Suci, Kloter Pertama 7 Juli 2019

Panitia Penyelenggara Haji Embarkasi Padang Dilantik, 8 Inovasi Disiapkan untuk Pelayanan Jemaah

Kemudian, setahun menjelang keberangkatan, jemaah diikutkan program manasik haji di kelompok bimbingan.

"Dalam manasik haji, peserta akan dibekali kebijakan pemerintah tentang penyelenggaraan haji, teknis kesehatan haji, dan peraturan tentang haji," ungkapnya.

Selanjutnya, jemaah harus mengetahui Taklimatul Hajj.

Taklimatul Hajj adalah peraturan atau regulasi haji di Arab Saudi.

"Ini harus diketahui dan dipahami oleh calon jemah haji. Ini juga terkait dengan bandara kedatangan dan kepulangan jemaah haji," jelasnya.

Tim Evakuasi Mahasiswa Terpeleset Sempat Dapati Pendaki Gunung Marapi Lainnya Sesak Nafas

Kepala SMAN 2 Padang Berikan Trik untuk Orang Tua Calon Peserta Didik Baru Mendaftar PPDB Online

Mahasiswa Terpeleset di Gunung Marapi Berhasil Dievakuasi, Tim Angkut Pakai Tandu

Kemudian, calon jemaah haji juga dibekali budaya dan akhlak orang Arab serta tata cara pelaksanaan haji.

"Kami terus berupaya memberikan pelayanan terbaik kepada jemaah. Sehingga ibadah yang dilakukan para jemaah mendapat Ridho di sisi Yang Mahakuasa," tutur Efrizal. (*)

Penulis: Rizka Desri Yusfita
Editor: Mona Triana
Sumber: Tribun Padang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved