Catatan HUT Bhayangkara

SEJARAH Kepolisian Sumatera Pernah Berpusat di Bukittinggi Masa Pendudukan Jepang

Sejarah kepolisian semenjak jaman kerajaan hingga masa setelah kemerdekaan menyimpan catatan penting hingga saat ini

SEJARAH Kepolisian Sumatera Pernah Berpusat di Bukittinggi Masa Pendudukan Jepang
https://www.polri.go.id/tentang-sejarah.php
Ilustrasi: Sejarah Polri, Comissariaat van Politie Poerwokerto

TRIBUNPADANG.COM - Sejarah kepolisian semenjak jaman kerajaan hingga masa setelah kemerdekaan menyimpan catatan penting hingga saat ini

Dikutip TribunPadang.com dari website  https://www.polri.go.id/tentang-sejarah.php  bahwa pada Jaman Kerajaan Majapahit patih Gajah Mada telah membentuk pasukan pengamanan yang disebut dengan Bhayangkara yang bertugas melindungi raja dan kerajaan.

Sejarah hingga terbentuknya kepolisian Republik Indonesia (Polri) dipaparkan secara runut dan kronologis dari website tersebut di atas. Berikut kutipan uraiannya:

Masa kolonial Belanda

Pada masa kolonial Belanda, pembentukan pasukan keamanan diawali oleh pembentukan pasukan-pasukan jaga yang diambil dari orang-orang pribumi untuk menjaga aset dan kekayaan orang-orang Eropa di Hindia Belanda pada waktu itu.

Pada tahun 1867 sejumlah warga Eropa di Semarang, merekrut 78 orang pribumi untuk menjaga keamanan mereka.

Wewenang operasional kepolisian ada pada residen yang dibantu asisten residen. Rechts politie dipertanggungjawabkan pada procureur generaal (jaksa agung).

Pada masa Hindia Belanda terdapat bermacam-macam bentuk kepolisian, seperti veld politie (polisi lapangan) , stands politie (polisi kota), cultur politie (polisi pertanian), bestuurs politie (polisi pamong praja), dan lain-lain.

Sejalan dengan administrasi negara waktu itu, pada kepolisian juga diterapkan pembedaan jabatan bagi bangsa Belanda dan pribumi.

Pada dasarnya pribumi tidak diperkenankan menjabat hood agent (bintara), inspekteur van politie, dan commisaris van politie. Untuk pribumi selama menjadi agen polisi diciptakan jabatan seperti mantri polisi, asisten wedana, dan wedana polisi.

Halaman
1234
Penulis: Emil Mahmud
Editor: Emil Mahmud
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved