Citizen Journalism

Bangga Menjadi Indonesia (Catatan HUT Bhayangkara RI)

PADA Tahun 1990-an dulu begitu laris manis film ACI (Aku Cinta Indonesia). Film ini bukan bicara soal

Bangga Menjadi Indonesia (Catatan HUT Bhayangkara RI)
IST/DOK.PENREM 032/WIRABRAJA
Danrem 032/Wirabraja, Brigjen TNI Kunto Arief Wibowo 

Mungkin semangat ini terpompa oleh jiwa dan semangat sebagai militer, dimana doktrin nasionalisme itu begitu kuat ditanamkan.

Tetapi dalam perspektif yang lebih luas dan kritispun, saya tetap mengatakan bahwa Indonesia ini tetap ada, tak akan Indonesia hilang dibumi, begitu kira-kira meminjam pengibaratan peribahasa Melayu.

Begitu juga, saat ini, salah satu alat negara Indonesia, yaitu Kepolisian Republik Indonesia merayakan hari lahirnya. HUT Bayangkara yang ke 73.

Baik Polri ataupun TNI sama-sama alat negara yang memiliki tugas dan fungsi berbeda.

Sekilas tampak sama, sama-sama pegang senjata, sama-sama bergerak di sektor keamanan, sama-sama menekankan disiplin, rantai komando dan kecintaan pada korps.

Tetapi keduanya berbeda, yaitu hankam melekat pada TNI, sementara Polri adalah keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas).

TNI punya senjata yang lebih “berat” ketimbang Polri, tapi Polri punya kewenangan terhadap keamanan masyarakat ke dalam.

Kendati berbeda, kedua lembaga ini adalah bermitra, yang dulunya sempat berganti-ganti induk secara struktur.

Satu hal yang menjadi kesamaan adalah tanggungjawabnya yaitu mempertahankan Indonesia.

Bagi kedua lembaga ini, sudah tuntas dan sudah jelas, bahwa rumah Indonesia adalah segala-galanya.

Halaman
1234
Penulis: Emil Mahmud
Editor: Emil Mahmud
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved