Setelah Berunding dengan China, Donald Trump Perbolehkan Huawei Berdagang dengan Perusahaan AS

Setelah Berunding dengan China, Donald Trump Perbolehkan Huawei Berdagang dengan Perusahaan Amerika Serikat.

Setelah Berunding dengan China, Donald Trump Perbolehkan Huawei Berdagang dengan Perusahaan AS
TRIBUNNEWS.COM/TIME MAGAZINE
Presiden AS Donald Trump 

Xi membuka pertemuan dengan menekankan mereka duduk di tempat yang sama pada 48 tahun silam ketika atlet tenis meja China dan AS saling berhadapan.

Dalam pertemuan yang kemudian dinamakan "diplomasi pingpong" itu, Xi mengungkapkan pertandingan itu malah menjadi jalan bagi pemulihan hubungan diplomatik.

"Baik China dan AS sama-sama bisa meraih kemenangan jika bekerja sama. Namun juga bisa menuai kekalahan jika saling berhadapan," kata Xi kepada Trump.

Huawei Kehilangan Lisensi Android, HongMeng Jadi Pengganti, Xiaomi, Oppo dan Vivo Turut Mencoba

Xi menuturkan, da sudah menjalin kontak dengan Trump baik lewat sambungan telepon maupun korespondensi tertulis, dan siap mendengarkan masukan Trump untuk langkah selanjutnya.

"Kami ingin mempromosikan relasi China dan AS berdasarkan koordinasi, kerja sama, dan stabilitas," ucap presiden yang berkuasa di China sejak 2012 itu.

Seusai pertemuan bilateral, kepada wartawan Trump menuturkan bahwa percakapannya dengan Xi berjalan dengan baik. Bahkan, dia menyebut sudah "sesuai jalur yang benar".

"Kami melaksanakan pertemuan yang sangat bagus dengan Presiden Xi dari China. Bahkan, saya bisa mengatakan istimewa," puji presiden berusia 73 tahun itu.

"Kami saat ini berada di jalur yang benar," lanjut Trump. Kedua kepala negara dijadwalkan bakal merilis sebuah pernyataan gabungan dalam pertemuan itu.

China dan AS saling menghantam dengan meluncurkan tarif lebih dari 360 miliar dollar, sekitar Rp 5.086 triliun, dan mengguncang pasar serta pelaku bisnis.(*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Trump: Perusahaan AS Bisa Berdagang Lagi dengan Huawei"

Editor: Saridal Maijar
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved