Breaking News:

Perempuan Saudi Ingin Kembalikan Hak Izin Mengemudi dalam Kontrak Pernikahan

Adanya perjanjian berupa kontrak pernikahan telah lama menjadi alat bagi perempuan Arab Saudi yang hendak menikah.

IST/Kompas.com/Romanno
Ilustrasi pernikahan 

Untuk mendapatkan surat izin mengemudi, seorang perempuan Arab Saudi harus mendapat persetujuan yang jelas dari wali laki-laki mereka, yakni antara suami, ayah, atau saudara kandung laki-laki mereka.

Namun belum jelas apakah wanita dapat menempuh jalur hukum untuk mendapatkan izin mengemudi jika wali mereka tidak memberikan restu.

Hal tersebut menjadikan banyak perempuan Saudi yang resah akan kemungkinan itu.

"Beberapa perempuan lebih suka memasukkan syarat izin mengemudi ke dalam kontrak pernikahan mereka demi menghindari terjadinya konflik pascaperkawinan," kata Abdulmohsen al-Ajemi, ulama pernikahan Riyadh, dikutip AFP.

"(Kontrak pernikahan) ini adalah cara untuk menjamin suami menepati janji mereka," ujarnya menambahkan jika pelanggaran kontrak pernikahan tersebut dapat digunakan pihak istri untuk alasan perceraian.

Tidak ada data statistik resmi mengenai jumlah pasangan di Arab Saudi yang mengajukan kontrak pernikahan tersebut.

Kementerian Kehakiman dan Media Saudi tidak menanggapi permintaan AFP untuk komentar.

Tulisan ini diulas dari artikel yang telah tayang di Kompas.com dengan judul "Perempuan Saudi Pakai Kontrak Pernikahan untuk Jamin Hak Mengemudi"

Penulis: Emil Mahmud
Editor: Emil Mahmud
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved