Sumbar Tawarkan Investasi Lewat Sektor Pariwisata, Energi Terbarukan, Perikanan dan Industri Hilir

Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Sumbar Maswar Dedi mengatak

Penulis: Rizka Desri Yusfita | Editor: Emil Mahmud
TribunPadang.com /Rizka Desri Yusfita
Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Provinsi Sumatra Barat (Sumbar), Maswar Dedi 

Tingkatkan Investasi, Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Sumbar Giatkan Promosi

Laporan Wartawan TribunPadang.com, Rizka Desri Yusfita

TRIBUNPADANG.COM, PADANG - Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Sumbar Maswar Dedi mengatakan pihaknya tengah berusaha semaksimal mungkin menjadikan Sumbar sebagai target utama investor.

Dalam rangka menarik minat investor, baik investor dalam negeri maupun investor asing, Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu giat melakukan promosi.

"Kami gencar melakukan promosi baik ke dalam maupun ke luar negeri. Ada beberapa sektor yang kami tawarkan di antaranya sektor pariwisata, energi terbarukan, perikanan, dan industri hilir.

Pengolahan sawit dan minyak sirih merupakan industri yang memberikan nilai tambah bagi Sumbar," jelas Maswar Dedi saat ditemui di Padang, Jumat (14/6/2019).

Kemudian sektor pertambangan juga termasuk sektor yang diunggulkan di Sumbar, hanya saja saat ini perusahaan yang mengelola batu bara, emas, dan tembaga masih terbatas.

Mengenalkan potensi tersebut kepada calon investor, menurut Maswar Dedi harus dilakukan sebagai upaya mendorong investor agar menanamkan modalnya di Sumbar.

Selain itu dalam mengurusi investasi, pihak DPMPTSP juga harus menerapkan pelayanan yang bagus kepada para investor.

"Mempermudah proses perizinan dengan menyederhanakan SOP dan mempercepat proses perizinan diyakini akan menarik investor asing," sambung Maswar Dedi.

Beberapa bulan ke depan, kata Maswar Dedi, investor Belanda juga berkeinginan melihat potensi panas bumi yang ada di Sumatera Barat.

Di antaranya ada di beberapa titik yakni Kabupaten Pasaman dan Agam.

"Namun hal tersebut, barangkali perlu kajian lebih dalam karena menyangkut penugasan dari Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) RI.

Informasi awal Sumbar punya potensi di situ. Mungkin pihak investor akan berkoordinasi dengan kementerian ESDM di Jakarta.

Kalau memang nanti mereka berminat, maka mereka akan melakukan kunjungan balasan," tutur Maswar Dedi. (*)

Sumber: Tribun Padang
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved