Breaking News:

Agam

1 Korban Mini Bus Masuk Jurang Dekat PLTA Batang Agam Ditemukan Tewas Terseret Arus Sungai

Seorang korban yang dinyatakan hilang akibat terjunnya mobil mini bus yang masuk ke jurang di dekat jembatan PLTA Batang Agam, Kabupaten Agam

Penulis: Rezi Azwar | Editor: Emil Mahmud
ISTIMEWA
Proses evakuasi yang dilakukan tim gabungan, dini hari tadi, Senin (10/6/2019). 

Korban Mini Bus Terjun Ke Jurang Di PLTA Kabupaten Agam Ditemukan

Laporan wartawan TribunPadang.com, Rezi Azwar

TRIBUNPADANG.COM, PADANG - Seorang korban yang dinyatakan hilang akibat terjunnya mobil mini bus yang masuk ke jurang di dekat jembatan PLTA Batang Agam, Kabupaten Agam, Sumbar, Selasa (11/6/2019) ditemukan dalam keadaan meninggal dunia.

Koordinator Pos SAR Limapuluh Kota, Robi Saputra saat dihubungi melalui sambungan telepon oleh  TribunPadang.com mengatakan bahwa mini bus bernomor Polisi (Nopol) BA 17XX BP, sebelumnya membawa 10 orang penumpang.

Pencarian 2 Korban Mini Bus Masuk Jurang di PLTA Batang Agam Dihentikan Sementara, Dilanjutkan Besok

EVAKUASI 8 Penumpang Mini Bus Terjun ke Jurang Dekat PLTA Agam, 1 Meninggal Dunia dan 2 Hilang

Robi Saputra juga menjelaskan bahwa delapan orang sudah dievakuasi dan satu orang dinyatakan meninggal dunia akibat kejadian nahas ini.

"Untuk perkembangan hari ini sudah ditemukan satu orang korban, rombongan menggunakan mini bus, yang masuk ke jurang di PLTA Kabupaten Agam," ujar Robi Saputra kepada TribunPadang.com, Selasa (11/6/2019).

Robi Saputra menambahkan bahwa pihaknya menemukan seorang nenek dalam keadaaan meninggal dunia, dan sudah dievakuasi oleh tim gabungan.

"Diketahui nama nenek tersebut adalah Yanti (57), ia terseret arus sungai yang ada di dasar jurang," ujar Robi Saputra.

Robi Saputra mengatakan, korban ditemukan oleh tim gabungan pencarian yang menemukan korban pada pukul 11.15 WIB.

"Kami menemukannya dalam keadaan meninggal dunia. Dan, tim menemukan korban sejauh 20 Kilometer dari lokasi jatuhnya kendaraan korban," kata Robi Saputra.

Robi Saputra menjelaskan bahwa lokasi korban ditemukan -- tepatnya  di Tanjung Barulak --- kemudian jasadnya dibawa menggunakan mobil ambulan.

"Tadi (Selasa 11/6/2019), diketahui rencananya korban langsung dibawa ke rumah duka. Tim gabungan yang dikerahkan terdiri dari; Basarnas, BRT, PMI, BPBD Payakumbuh, BPBD Agam, BPBD 50 Kota, Tagana, pemuda Koto Baru, masyarakat, TNI dan Polri," tambah Robi Saputra.

Robi Saputra menjelaskan, bahwa pada hari ini tim gabungan pencarian masih melakukan pencarian dengan menyisiri lokasi kejadian.

Sumber: Tribun Padang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved