Jelang Lebaran
BBPOM Padang Ingatkan Sebelum Belanja Cek Kode "BPOM RI MD atau BPOM RI ML"
Kepala Balai Besar Pengawasan Obat dan Makanan (BBPOM) Padang Martin Suhendri mengingatkan masyarakat agar
Penulis: Rizka Desri Yusfita | Editor: Emil Mahmud
Jelang Hari Raya Idul Fitri 1440 H, BBPOM Ingatkan Masyarakat Selektif Belanja Pangan Lebaran
Laporan Wartawan TribunPadang.com, Rizka Desri Yusfita
TRIBUNPADANG.COM, PADANG - Kepala Balai Besar Pengawasan Obat dan Makanan (BBPOM) Padang Martin Suhendri mengingatkan masyarakat agar selektif membeli makanan menjelang Hari Raya Idul Fitri 1440 H.
Makanan yang beredar di tengah masyarakat dikhawatirkan tidak layak dikonsumsi lantaran mengandung unsur yang membahayakan kesehatan.
"Bagi masyarakat yang ingin berbelanja kue lebaran, pastikan toko atau swalayan tersebut selalu menjual produk aman dan halal," kata Martin Suhendri saat dihubungi TribunPadang.com, Senin (3/6/2019).
Guna mengantisipasi terjadinya keracunan makanan, kata dia, masyarakat harus pintar melihat makanan izin edar yang diawali dengan kode "BPOM RI MD atau BPOM RI ML" ditambah 12 digit angka.
"Kemudian juga perlu diwaspadai makanan expired dan kemasan yang rusak," sambung Martin Suhendri.
Dia juga mengimbau masyarakat untuk tidak terpengaruh oleh murahnya harga yang ditawarkan penjual. Sebab biasanya hal tersebut sudah menjadi trik penjual untuk menarik pembeli.
"Masyarakat harus rajin memeriksa kondisi kemasan, lihat label, izin edar, dan tanggal kadaluarsa makanan yang akan dibeli," imbau Martin Suhendri.
Selain itu masyarakat juga harus mencurigai pangan lebaran yang memakai bahan tambahan seperti formalin, boraks, serta rodamin A dan B.
"Untuk makanan cepat saji, hindari membeli makanan yang warnanya mencolok. Kemudian, jangan pilih kerupuk yang terlalu rapuh. Kalau rapuh sampai berhari-hari buang saja. Itu dikhawatirkan mengandung boraks," tutup Martin Suhendri. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/padang/foto/bank/originals/wakil-gubernur-sumbar-nasrul-abit-dan-kepala-bbpom.jpg)