Padang

Wali Kota Padang Mahyeldi Ansharullah Apresiasi Festival Akbar Bakcang Ayam dan Lamang Baluo

Wali Kota Padang Mahyeldi Ansharullah Apresiasi Festival Akbar Bakcang Ayam dan Lamang Baluo

Wali Kota Padang Mahyeldi Ansharullah Apresiasi Festival Akbar Bakcang Ayam dan Lamang Baluo
TribunPadang.com/Nadia Nazar
Wali Kota Padang, Mahyeldi Ansharullah. 

Laporan Wartawan TribunPadang.com, Merinda Faradianti

TRIBUNPADANG.COM, PADANG - Panitia pelaksana Festival 10.000 bakcang ayam dan 10.000 lamang baluo mengadakan konferensi pers bersama Wali Kota Padang, Mahyeldi Ansharullah di Media Center Balikota Aie Pacah.

Festival yang akan dilaksanakan pada 6-7 Juni 2019 tersebut bertepatan dengan  bulan 5 pada kalender China.

Kegiatan itu juga diapresiasi langsung oleh Mahyeldi Ansharullah.

"Kita punya potensi kuliner, sehingga kita harus mengembangkannya," katanya saat diwawancarai TribunPadang.com, Rabu (29/5/2019).

Festival Bakcang Ayam dan Lamang Baluo Menyabet Rekor Muri

Pelaksanaan festival yang bertepatan sehari setelah lebaran dikatakan Mahyeldi tidak menjadi masalah.

"Kenapa hari kedua lebaran, karena banyak perantau yang datang ke Padang. Saya sangat mengapresiasi festival budaya ini.

Harapannya agar informasi ini tersebar secara luas dan dapat meyakinkan masyarakat bahwa bakcang halal dan masyarakat agar menghadiri festival tersebut," lanjutnya lagi.

Alam Gunawan menjelaskan, bakcang sudah ada semenjak 2000 SM dan merupakan makanan etnis Tionghoa.

"Dulu ceritanya ada seorang jendral yang sangat taat pada raja, pada suatu hari jendral ini merasa kecewa dan memutuskan untuk terjun ke sungai.

Festival Budaya 6-7 Juni 2019, Kota Padang Sediakan 10.000 Bakcang dan 10.000 Lamang Baluo

Jendral tersebut adalah orang yang jujur dan disukai banyak orang. Saat ia terjun ke sungai masyarakat merasa sedih dan kehilangan.

Supaya ikan-ikan di sungai itu tidak memakan daging sang jendral maka masyarakat memutuskan untuk melemparkan bakcang setiap hari ke sungai tersebut," kata Gunawan sambil bercerita.

Sebelum penghitungan oleh MURI panitia pelaksana akan menjaga ketat bakcang ayam tersebut dan lamang baluo.

"Jika kurang satu maka akan batal. Kemudian kami juga akan membagikan pada pengunjung serta memberikan kepada panti jompo," paparnya.(*)

Penulis: Merinda Faradianti
Editor: Saridal Maijar
Sumber: Tribun Padang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved