SOSOK Gories Mere, Mantan Perwira Polri Termasuk Jadi Target Pembunuhan

Kapolri Jenderal Polisi Muhammad Tito Karnavian akhirnya mengungkapkan nama-nama yang jadi target pembunuhan oleh aktor y

SOSOK Gories Mere, Mantan Perwira Polri Termasuk Jadi Target Pembunuhan
Tribunnews
Gories Mere

TRIBUNPADANG.COM, JAKARTA - Kapolri Jenderal Polisi Muhammad Tito Karnavian akhirnya mengungkapkan nama-nama yang jadi target pembunuhan oleh aktor yang menyusup ke dalam aksi 22 Mei 2019.

Tito Karnavian menjelaskan, nama-nama target pembunuhan itu didapat berdasarkan pemeriksaan kepada tersangka.

"Ini hasil pemeriksaan kepada tersangka bukan karena informasi intelijen. Mereka menyampaikan nama. Satu betul, Pak Wiranto, Pak Luhut, Pak Kabin (Kepala Badan Intelijen Negara Jenderal Polisi Purn. Budi Gunawan), dan keempat itu Gories Mere," ujar Tito Karnavian dalam jumpa pers di kantor Kemenko Polhukam, Jalan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Selasa (28/5/2019).

Kemudian, kata Tito, ada satu nama lagi yang diincar dalam target pembunuhan itu.

Tito Karnavian sesaat masih calon Kapolri dan berpangkat Komjen Pol menjalani fit and proper test Komisi III DPR, Gedung DPR, Jakarta, Kamis (23/6/2016
Tito Karnavian sesaat masih calon Kapolri dan berpangkat Komjen Pol menjalani fit and proper test Komisi III DPR, Gedung DPR, Jakarta, Kamis (23/6/2016 (Tribunnews.com/Ferdinand Waskita)

Satu nama lagi itu adalah pimpinan lembaga survei. Namun, Tito tak menyebutkan namanya.

"Pelaku yang disuruh mengeksekusi itu sudah ditangkap semua. Lalu disita juga
empat senjata," ujar Tito dilansir dari tayangan siaran langsung Kompas TV, Selasa (28/5/2019).

Lebih lanjut ia pun menjelaskan, pihaknya kini masih mengembangkan siapa yang
menyuruh beberapa tersangka itu untuk membunuh kelima nama tersebut.

Begitu pun mengenai siapa dalang kerusuhan di aksi 22 Mei.

"Kita harus menarik dari sekitar 400 lebih yang ditangkap ini, kan ada kelompok dan clusternya, kita akan lihat siapa yang menyuruh mereka datang. Yang kita kembangkan adalah khusus mereka yang melakukan kerusuhan, bukan yang berdemo atau aksi damai," ujar Tito.

Menkopolhukam Wiranto mengatakan, rencana pembunuhan pejabat itu ditujukan untuk memberikan rasa takut.

Halaman
1234
Penulis: Emil Mahmud
Editor: Emil Mahmud
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved