Unjuk Rasa Sikapi Hasil Pemilu 2019, Begini Respon Gubernur Sumbar Irwan Prayitno

Komisi Pemilihan Umum ( KPU) Republik Indonesia telah mengumumkan hasil rekapitulasi suara Pemilu 2019 di 34 provinsi pada, Selasa (21/5/2019) dinihar

Unjuk Rasa Sikapi Hasil Pemilu 2019, Begini Respon Gubernur Sumbar Irwan Prayitno
TRIBUNPADANG.COM/RIZKA DESRI YUSFITA
Gubernur Sumbar Irwan Prayitno 

Laporan Wartawan TribunPadang.com, Rizka Desri Yusfita

TRIBUNPADANG.COM, PADANG - Komisi Pemilihan Umum ( KPU) Republik Indonesia telah mengumumkan hasil rekapitulasi suara Pemilu 2019 di 34 provinsi pada, Selasa (21/5/2019) dinihari.

Menanggapi hal tersebut, Gubernur Sumbar Irwan Prayitno mengajak masyarakat untuk menyikapi hasil rekapitulasi sesuai aturan yang berlaku supaya tidak melakukan tindakan di luar kendali.

"Kalau sudah ada putusan, mau diapakan lagi. Kalau merasa keberatan silakan lapor kepada Mahkamah Konstitusi (MK).

Memprotes itu hak individu kok, tidak ada masalah," ujar Irwan Prayitno saat ditemui setelah membuka bazar murah di halaman kantor gubernur, Selasa (21/5/2019).

INFO BMKG: Peringatan Dini Cuaca Ekstrem Sumbar, Hujan Petir di Padang dan Lainnya hingga Sore

Bagi massa yang ingin melakukan aksi, kata Irwan Prayitno, boleh-boleh saja asalkan dilakukan secara aman dan tertib.

"Silakan sampaikan pemberitahuan secara tertulis kepada Polri. Baik maksud dan tujuan, tempat, lokasi, dan rute, waktu dan lama, bentuk, penanggung jawab, nama dan alamat organisasi, serta lainnya," papar Irwan Prayitno.

Menurut Irwan Prayitno, aksi unjuk rasa yang dilarang yakni berbentuk anarkis.

Ia meminta masyarakat agar jangan menegasikan demonstrasi sama halnya dengan makar.

INFO BMKG: Peringatan Dini Cuaca Ekstrem Sumbar, Hujan Petir Berlangsung hingga Pukul 14.30 WIB

"Makar itu menggulingkan pemerintah. Jangan termakan isu-isu makar.

Lagian yang menyebut isu-isu makar itu tidak jelas juga orangnya. Kalau unjuk rasa tidak terkait dengan makar," ucap Irwan Prayitno.

Irwan Prayitno mengimbau masyarakat jika ingin melakukan unjuk rasa tetaplah dalam koridor sehingga tercipta daerah yang aman dan damai.

"Kalau anarkis, tentu daerah menjadi tidak kondusif, investasi tidak bisa masuk ke daerah serta masyarakat tidak akan merasa aman dan nyaman," kata Irwan Prayitno.

Ia juga berharap situasi di Sumbar daman dan tentram hingga proses Pemilu berikutnya.(*)

Penulis: Rizka Desri Yusfita
Editor: Saridal Maijar
Sumber: Tribun Padang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved