Breaking News:

Ramadan

Surau Lurah di Kota Padang, Berusia 82 Tahun, Bangunannya Berbentuk Rumah Gadang Minangkabau

Surau Lurah yang berada di Sungai Sapih, Kecamatan Kuranji, Kota Padang, Sumatera Barat ( Sumbar), telah berdiri sejak 82 tahun lalu.

TRIBUNPADANG.COM/REZI AZWAR
Surau Lurah yang berada di Sungai Sapih, Kecamatan Kuranji, Kota Padang, Sumatera Barat ( Sumbar), telah berdiri sejak 82 tahun lalu. 

Satu ruangan untuk meletakkan buku-buku dan Kitab Suci Al Quran, dan ada satu ruangan lagi untuk letak barang-barang seperti tikar dan peralatan lainnya.

Imam di Surau Lurah, Syamsuir (66) yang disapa akrab oleh warga dengan panggilan Uin ini mengatakan, bahwa surau ini dahulunya menjadi tempat pengajaran tentang agama.

"Dahulu di sini tempat orang belajar ilmu agama, dan yang datang itu kebanyakan otsng jauh-jauh seperti luar daerah dari Solok, Muaro Labuh, dan banyak juga yang dari daerah Kota Padang sendiri seperti dari Koto Tangah, Limau Manih," katanya.

Bagian dalam Surau Lurah yang berada di Sungai Sapih, Kuranji, Kota Padang.
Bagian dalam Surau Lurah yang berada di Sungai Sapih, Kuranji, Kota Padang. (TRIBUNPADANG.COM/REZI AZWAR)

Masjid Agung Nurul Iman Sediakan Takjil Gratis Selama Ramadan, Ada 150 Porsi Takjil Setiap Harinya

Pembuatan surau ini persis sama dengan pembuatan rumah Gadang orang minang pertama kalinya dengan alat seadanya.

"Ini karena sudah diperbaiki saja menjadi lebih bagus, dahulu ini dibuat dari papan untuk dindingnya dan tonggak atau tiang pada Surau Lurah ini bengkok.

Namun, saat ini sudah di perbaiki dan tiang penyangga yang terbuat dari sebatang kayu sampai ke atas sudah ditutup dan dibentuk menjadi persegi dengan tambahan kayu," katanya.

Surau Lurah ini memiliki satu ruangan untuk penyimpanan Kitab Suci Al Quran dan buku-buku.

Ada bedug yang terbuat dari satu batang pohon kelapa dan kulit sapi atau kerbau yang disebut orang Minangkabau dengan tabuh.

"Orang yang membangun Surau Lurah ini adalah seorang guru, yaitu H Syeikh Umar Khalil.

Berusia Hampir 2 Abad, Surau Paseban Simpan 20 Naskah Kuno Peninggalan Ulama Besar Kota Padang

Sewaktu zaman dahulu akibat kerusuhan yang terjadi H Syeikh Umar Khalil pergi lari ke Makkah," kata Syamsuir menceritakan kepada TribunPadang.com.

Halaman
123
Penulis: Rezi Azwar
Editor: Saridal Maijar
Sumber: Tribun Padang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved