Wali Kota Padang Mahyeldi Ansharullah: Mari Kita Banyak Tadarus daripada Update Status

Wali Kota Padang Mahyeldi Ansharullah mengajak masyarakat mengoptimalkan ibadah tentunya pada bulan Ramadan.

Wali Kota Padang Mahyeldi Ansharullah: Mari Kita Banyak Tadarus daripada Update Status
TribunPadang.com/Nadia Nazar
Wali Kota Padang Mahyeldi Ansharullah usai menghadiri pembukaan kegiatan semarak Ramadan di Masjid Agung Nurul Iman Padang, Rabu (15/5/2019). 

Laporan Wartawan TribunPadang.com, Nadia Nazar

TRIBUNPADANG.COM, PADANG - Wali Kota Padang Mahyeldi Ansharullah mengajak masyarakat mengoptimalkan ibadah tentunya pada bulan Ramadan.

Pemerintah Kota Padang mendorong masyarakat untuk betul-betul mengoptimalkan ibadahnya, khususnya pada bulan suci ini.

"Makanya sebelum Ramadan sudah kita kondisikan masyarakat dengan melakukan thaharah masjid, yang mana merupakan porgam Kementrian Agama bersama kita juga," sebutnya usai menghadiri pembukaan kegiatan semarak Ramadan di Masjid Agung Nurul Iman Padang, Rabu (15/5/2019).

Foto-foto Pelantikan Walikota Padang Mahyeldi dan Wakil Walikota Hendri Sapta

Mengingat Kembali Visi Misi Mahyeldi - Hendri, Baru Dilantik Jadi Wali Kota & Wakil Wali Kota Padang

Mahyeldi dan Hendri Sapta Dilantik Jadi Wali kota dan Wawako Padang 2019-2024

Menurut penuturannya, lebih dari 1300 masjid yang sudah di thaharahkan untuk dipergunakan masyarakat dan sekitarnya agar mereka lebih siap dan kondusif dalam menyambut bulan Ramadan.

"Alhamdulillah sehingga jamaah selama ramadan cukup ramai menghadiri masjid, kami menyaksikan sendiri pada salah satu masjid yang ada di Koto Tangah, jamaahnya penuh hingga luar," tambahnya.

Mahyeldi berharap masyarakat bertahan melaksanakan ibadah tersebut hingga 10 terakhir Ramadan, yang merupakan keutamaan Ramadan.

Mahyeldi Akui Pengemis Ramai di Kota Padang, Inilah Komentar Sang Wali Kota

Wali Kota Padang, Mahyeldi dan Nyonya Harneli Datang Lebih Awal ke TPS 07 di Parupuk Tabing

Rute Penertiban Alat Peraga Kampanye (APK) di Padang, Walikota Mahyeldi: Tanpa Pandang Bulu

"Karena keutamaan 10 hari terakhir Ramadan tersebut, makanya Rasulullah beritikaf, lebih banyak di masjid, zikir, ibadah, tilawah, dan melakukan ibadah sunnah lainnya," ucapnya.

Mahyeldi mengatakan dari perilaku Rasulullah tersebut dapat dijadikan contoh bahwasannya lailatul qadar itu ditunggu bukan lailatul qadar yang menunggu.

Menurutnya, salah satu cara menunggunya yaitu dengan beritikaf dengan melakukan kegiatan-kegiatan yang sudah dicontohkan Rasulullah.

Mobil Dinas Wali Kota Padang Uji Emisi, Mahyeldi: Semua Kendaraan Bermotor Harus Melakukannya

Mahyeldi Minta Agar Kelompok Pedagang Ikan Memanfaatkan dan Merawat Pasar Ikan Bersih Lubuk Buaya

Wali Kota Padang Mahyeldi Dorong Generasi Muda Hafal Alquran, Menghindari Perilaku Menyimpang

Lanjut, kata dia di mana setiap masjid sudah banyak yang merencanakan untuk membuat program itikaf selama ramadhan ini.

"Insyaallah masyarakat memanfaatkan bulan Ramadan ini untuk beribadah, mari kita perbanyak tadarus, dari pada update status. Mari kita belanja sesuai kebutuhan, bukan keinginan," tutupnya. (*)

Penulis: Nadia Nazar
Editor: Mona Triana
Sumber: Tribun Padang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved