Breaking News:

Masjid As-Saadah Berusia Ratusan Tahun di Tanah Datar, Ornamen Kolonial , Islam, China, dan Minang

Kabupaten Tanah Datar memiliki masjid tertua, di antaranya Masjid As-Saadah. Beralamat di Nagari Gurun, Kecamatan Sungai Tarab, Kabupaten Tanah Datar

TribunPadang.com/Merinda Faradianti
Masjid As-Saadah yang berada di Nagari Gurun, Kecamatan Sungai Tarab, Kabupaten Tanah Datar.jpg 

Laporan Wartawan TribunPadang.com, Merinda Faradianti

TRIBUNPADANG.COM, TANAH DATAR - Kabupaten Tanah Datar memiliki masjid tertua, di antaranya Masjid As-Saadah.

Beralamat di Nagari Gurun, Kecamatan Sungai Tarab, Kabupaten Tanah Datar, Masji As Saadah dibangun pada tanggal 1 Januari 1910.

Menurut Tamar Jaya pengurus Masjid As-Saadah, masjid yang berusia hampir 109 tahun ini memiliki arsitektur yang hampir menyerupai Masjid Raya Rao-rao di Nagari Rao-rao Sungai Tarab.

"Mulai dibangun tanggal 1 Januari 1910 dan digunakan sebagai tempat ibadah tanggal 1 Januari 1917.

Masjid ini hampir mirip dengan Masjid Raya Rao-rao Nagari Rao-rao Sungai Tarab, karena tukang kedua masjid ini sama," jelas Tamar Jaya, Senin, (13/5/2019).

Masjid Raya Gantiang, Masjid Tertua di Padang yang Pernah Jadi Tempat Mengungsi Soekarno

Masjid Raya Gantiang, Masjid Tertua di Padang, Paduan Arsitektur Minang, Cina, Persia & Timur Tengah

Masjid As-Saadah dibangun oleh Datuk Intan, seseorang yang cukup kaya di Nagari Gurun pada saat itu.

Masjid yang menjadi cagar budaya dengan nomor inventaris 41/BCB-TB/A/12/2007 ini terletak di tengah pemukiman warga.

Selain itu akses menuju masjid juga terjangkau.

"Jalanan di sini cukup lebar jadi mudah diakses, bisa dilalui mobil ataupun motor," lanjut Tamar Jaya.

Halaman
123
Penulis: Merinda Faradianti
Editor: Mona Triana
Sumber: Tribun Padang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved