Ramadan dan Idul Fitri

Masjid Ishlah di Sumbar, Berada di Desa Terindah Dunia, Jemaah Wudu Pakai Air Panas dari Gunung

Nagari Pariangan yang berada di Kabupaten Tanah Datar, Provinsi Sumatera Barat ( Sumbar), dinilai sebagai satu desa terindah di dunia.

Penulis: Merinda Faradianti | Editor: Saridal Maijar
TribunPadang.com/Merinda Faradianti
Masjid Ishlah, masjid yang berdiri di desa terindah dunia, di Nagari Pariangan, Kabupaten Tanah Datar, Provinsi Sumatera Barat ( Sumbar). 

Laporan Wartawan TribunPadang.com, Merinda Faradianti

TRIBUNPADANG.COM, PARIANGAN – Nagari Pariangan yang berada di Kabupaten Tanah Datar, Provinsi Sumatera Barat ( Sumbar), dinilai sebagai satu desa terindah di dunia.

Di Nagari itu, berdiri sebuah masjid, yang bernama Masjid Ishlah. Lokasinya berjarak sekitar 6 km dari Kota Batusangkar.

Tokoh masyarakat setempat, Datuak Mangkuto (85) mengatakan, Masjid Ishlah adalah masjid yang didirikan tahun 1991 dan merupakan pengganti Masjid Tuo Pariangan.

"Masjid yang lama sudah dibongkar, masjid itu baru didirkan tahun 90-an," katanya pada TribunPadang.com, Selasa (7/5/2019).

Datuak Mangkuto melanjutkan, Masjid Tuo Pariangan dibongkar karena sudah lapuk dan dimakan usia.

Sambut Ramadan, Hotel Ibis Padang Ciptakan Miniatur Masjid dari 976 Botol Bekas

Nama-nama Penceramah, Imam dan Muazin Salat Tarawih di Masjid Raya Sumatera Barat Selama Ramadan

Masjid Ishlah sendiri memiliki bentuk arsitektur atap bertingkat dengan ukuran yang berbeda.

"Di masjid tersebut ada air panas dari lama. Air panas tersebut berada di bawah kandang-kandang (lantai dasar) masjid," lanjutnya.

Keunikan air mancur tersebut berasal dari gunung yang digunakan untuk mandi dan wudu masyarakat di sana.

Kata Datuak Mangkuto, sebelum menjadi tempat wudu, dulunya adalah tepian mandi ninik mamak.

Masjid Ishlah, masjid yang berdiri di desa terindah dunia, di Nagari Pariangan, Kabupaten Tanah Datar, Provinsi Sumatera Barat ( Sumbar).
Masjid Ishlah, masjid yang berdiri di desa terindah dunia, di Nagari Pariangan, Kabupaten Tanah Datar, Provinsi Sumatera Barat ( Sumbar). (TribunPadang.com/Merinda Faradianti)

"Di sini dulu tepian mandi ninik mamak. Kalau sekarang sudah jadi tempat wudu dan mandi masyarakat sekitar sini dan pengunjung," ungkapnya.

Air panas tersebut juga digunakan sebagai alternatif pengobatan bagi masyarakat sekitar sana dan pengunjung.

Masyarakat menilai air panas tersebut bisa mengobati sakit kudis, kurap, dan lainnya.

Surau Nagari Lubuk Bauk, Kisah Buya Hamka hingga Inspirasi Novel ‘Tenggelamnya Kapal Van der Wijck’

Berusia 1,5 Abad, Surau Tarok Masih Berdiri Kokoh di Kuranji Padang, Punya Tiang Kayu Melengkung

Masjid Ishlah memiliki ukuran 16x24 meter dan disanggah empat tonggak yang berada di dalam masjid.

Halaman
12
Sumber: Tribun Padang
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved