Ramadan

Ketahuilah Tata Cara Mandi Junub yang Benar, Paparan Ustaz Abdul Somad

Memasuki bulan suci serta menunaikan ibadah puasa Ramadan, tentu tubuh harus dalam keadaan bersih.

Ketahuilah Tata Cara Mandi Junub yang Benar, Paparan Ustaz Abdul Somad
Facebook/Ustadz Abdul Somad
Ustaz Abdul Somad 

نَوَيْتُ اْلغُسْلَ لِرَفْعِ اْلحَدَثِ الْأَكْبَرِ

Nawaitul ghusla li raf’il hadatsil akbari

“Saya berniat mandi untuk menghilangkan hadats besar”

Kedua, meratakan air ke bagian luar seluruh anggota badan.

Bila ada sedikit saja bagian tubuh yang belum terkena air maka mandi yang dilakukan belum dianggap sah dan orang tersebut dianggap masih dalam keadaan berhadats sehingga dilarang melakukan pekerjaan-pekerjaan yang tidak boleh dilakukan oleh orang yang berhadats besar seperti shalat, thawaf, membaca, menyentuh dan membawa Al-Qur’an dan lain sebagainya.

Maka dari itu dalam melakukan mandi besar perlu kehati-hatian agar jangan sampai ada bagian dari tubuh yang tertinggal belum terkena air.

Lipatan-lipatan badan yang biasa ada pada orang yang gemuk,

kulit yang berada di bawah kuku yang panjang dan membersihkan kotoran yang ada di dalamnya,

bagian belakang telinga dan bagian depannya yang berlekuk-lekuk,

selangkangan kedua paha, sela-sela antara dua pantat yang saling menempel,

kulit dada yang berada di bawah payudara yang menggantung,

dan juga kulit kepala yang berada di bawah rambut yang tebal adalah bagian-bagian tubuh yang mesti diperhatikan dengan baik ketika melakukan mandi besar agar jangan sampai tidak terkena air sedikitpun.Wallahu a’lam.

Hal-hal Lain Yang Wajib Diperhatikan

Ketika seorang muslim berhadats besar (junub), maka ia wajib mandi agar kembali suci.

Berikut ini tata cara mandi junub sesuai tuntunan Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wasallam dalam hadits-hadits shahih:

1. NIAT

Mulailah dengan niat mandi wajib untuk menghilangkan hadats besar.

Niat ini membedakan mandi wajib dengan mandi biasa, sebagaimana ia membedakan ibadah dengan adat/kebiasaan.

Meskipun demikian, niat tidak perlu dilafalkan.

2. MEMBERSIHKAN KEDUA TELAPAK TANGAN

Yakni menyiram/membasuh tangan kiri dengan tangan kanan dan sebaliknya, menyiram/membasuh tangan kanan dengan tangan kiri.

Diulangi tiga kali.

3. MENCUCI KEMALUAN

Mencuci dan membersihkannya dari mani dan kotoran yang ada padanya serta sekitarnya.

 
4. BERWUDHU

Yakni berwudhu sebagaimana ketika hendak salat

5. MEMBASUH RAMBUT DAN MENYELA PANGKAL KEPALA

Dengan cara memasukkan kedua tangan ke air, lalu menggosokkannya ke kulit kepala, dan kemudian menyiram kepala tiga kali.

6. MENYIRAM DAN MEMBERSIHKAN SELURUH ANGGOTA TUBUH

Pastikan seluruh anggota tubuh tersiram air dan dibersihkan, termasuk bagian-bagian yang tersembunyi/lipatan seperti ketiak dan sela jari kaki.

Demikian tata cara mandi wajib sesuai tuntunan Rasulullah.

Ketika kita mengamalkannya, insha Allah bukan hanya kita suci dari hadats besar, tetapi juga mendapatkan pahala karena mengikuti sunnahnya.

Lalu bagaimana tata cara mandi junub menurut ustadz abdul somad?

Hampir serupa dengan cara di atas.

Hanya saja UAS menyarankan saat hendak menyiram badan dengan air baiknya dimulai dari bawah

Hal ini kata UAS sesuai dengan artikel kesehatan tentang penyebab banyak orang yang terkena stoke di kamar mandi.

Artikel ini telah tayang di tribunbatam.id dengan judul Tata Cara Mandi Wajib yang Benar Menurut Ustadz Abdul Somad (UAS), Jelang Puasa Ramadhan 2019 serta di Wartakotalive dengan judul Ini Tata Cara Mandi Junub yang Benar Menurut Ustadz Abdul Somad (UAS) Jelang Puasa Ramadan 201

Editor: Emil Mahmud
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved