Breaking News:

Fenomena Dinasti Politik, 7 Istri Kepala Daerah di Sumbar Jadi Caleg, 2 Berpeluang Duduk di Senayan

Tujuh istri kepala daerah di Sumatera Barat (Sumbar) ikut bertarung memperebutkan kursi parlemen di Pemilu 2019.Pengamat politik Andri Rusta menilai t

Penulis: Rizka Desri Yusfita | Editor: Mona Triana
TribunPadang.com /Rizka Desri Yusfita
Gubernur Sumbar Irwan Prayitno beserta keluarga menggunakan hak pilihnya di Tempat Pemungutan Suara (TPS) 10, Kelurahan Jati Baru, Kecamatan Padang Timur atau dekat Kantor Dinas Kesehatan Provinsi. 

Dia bisa fokus sebagai anggota dewan.

Sementara Lisda Hendra Joni, akan memiliki rangkap jabatan jika Hendra Joni maju sebagai kepala daerah periode berikutnya.

"Jika dia sebagai istri bupati, banyak tugas yang harus dikerjakan. Ketua PKK, Ketua Dekranasda, dan lain lain. Itu pasti akan mengganggu kinerja beliau yang terpilih. Pasti salah satunya tidak maksimal," kata Andri Rusta.

Andri Rusta khawatir menjelang berakhirnya masa jabatan Irwan Prayitno, seandainya Bu Nevi benar benar duduk, dia akan melewati proses rangkap jabatan.

"Caleg perempuan, kalau mereka bisa bekerja dengan baik, maka tidak ada yang perlu dicemaskan.

Kita hanya khawatir bagaimana mereka membagi tugas, mendampingi suami di daerah dan duduk di parlemen sebagai anggota dewan.

Akan ada yang tidak optimal. Kita harus belajar dari pengalaman," tutur Andri Rusta.

Ia berharap semestinya partai politik tidak hanya memilih calon anggota dewan karena jaringan yang ia punya, tetapi dipilih caleg berkualitas.

"Perempuan yang mencaleg harus mampu bersuara di Senayan, tidak hanya pengisi bangku saja," tutup Andri Rusta. (*)

Sumber: Tribun Padang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved