Breaking News:

Pemilu 2019

KPU Kota Padang Klaim Pelaksanaan PSU Lancar, Tapi Partisipasi Menurun

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Padang memastikan pemungutan suara ulang (PSU) pada 27 April 2019 di 46 Tempat

TribunPadang.com /Rizka Desri Yusfita
Ketua KPU Padang M Sawati 

Laporan Wartawan TribunPadang.com, Rizka Desri Yusfita

TRIBUNPADANG.COM, PADANG - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Padang memastikan pemungutan suara ulang (PSU) pada 27 April 2019 di 46 Tempat Pemungutan Suara (TPS) di Kota Padang berlangsung lancar dan aman tanpa kendala berarti.

"Alhamdulillah lancar. Hari itu (27/4/2019) juga dilakukan penghitungan. Itu juga sudah selesai, tinggal sekarang sedang proses rekap di tingkat kecamatan," ujar Ketua KPU Kota Padang M Sawati.

Menurut M Sawati partisipasi pemilih pada pemungutan suara ulang menurun dan berkurang dibandingkan saat pencoblosan 17 April lalu.

"Persentasenya beragam, ada 60 persen bahkan 70 persen. Ada juga yang berkurang sedikit dari jumlah DPT seperti di TPS 20 Kurao Pagang. Dari 152 DPT berkurang menjadi 150 orang," jelas M Sawati saat dihubungi, Senin (29/4/2019).

Namun, M Sawati tak menampik partisipasi pemilih menurun drastis di TPS yang berada di daerah Lubuk Kilangan, Padang.

"Pemilih yang terdaftar dalam DPTb sudah banyak kembali ke daerah asal. Kemudian, pemilih yang terdaftar dalam DPT juga tidak berada di tempat saat pemberikan formulir C6. Alhasil mereka banyak tidak mendapat pemberitahuan," jelas M Sawati.

M Sawati berharap pengalaman pada pelaksanaan Pemilu 2019 bisa jadi pelajaran bagi penyelenggara terutama KPPS sehingga meminimalisir terjadinya pemungutan suara ulang.

"Jangan percaya hoaks. Jangan goyang karena isu yang beredar. Kalau tidak KPU yang memerintahkan, jangan lakukan," tegas M Sawati.

Sementara itu, M Sawati menambahkan bagi anggota Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) dan Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) yang sakit sudah difasilitasi.

"Kalau sakit, silakan laporkan ke KPPS, PPK, dan KPU. Kami akan memfasilitasi dan langsung dikirim ke rumah sakit sebab kita sudah kerja sama dengan Dinas Kesehatan. Ini sesuai perintah Kementerian Kesehatan agar semua penyelenggara Pemilu dilayani secara baik tanpa dipungut biaya," tutup M Sawati. (*)

Penulis: Rizka Desri Yusfita
Editor: Emil Mahmud
Sumber: Tribun Padang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved