Dua Saudara Sepupu Tak Berkutik, Ketahuan Kirim Sabu dari Pekanbaru ke Padang

Dua tersangka masih saudara sepupu masing-masing berinisial N (45) dan H (44) tersandung kasus dugaan tindak pidana

Penulis: Rezi Azwar | Editor: Emil Mahmud
TribunPadang.com/Rezi Azwar
Wadir Ditresnarkoba, AKBP Rudy Yulianto di dampingi Kabid Humas Polda Sumbar, Kombes Pol Syamsi saat konferensi pers (press conference) di Mapolda Sumbar, Senin (29/4/2019). 

Laporan wartawan TribunPadang.com, Rezi Azwar

TRIBUNPADANG.COM, PADANG - Dua tersangka masih saudara sepupu masing-masing berinisial N (45) dan H (44) tersandung kasus dugaan tindak pidana penyalahgunaan Narkotika.

Mereka diamankan oleh petugas dari Direktorat reserse narkoba (Ditresnarkoba) Polda Sumbar pada Senin (29/4/2019).

Penangkapan dua orang tersangka yang masih keluarga dan tinggal di tempat yang sama.

Wakil direktur (Wadir) Ditresnarkoba, AKBP Rudy Yulianto saat Press Conference mengatakan panangkapan ini terjadi di dua TKP yaitu di Jalan Lintas Padang - Bukittinggi tepatnya di Pasa Hilia Pasar Usang, Kayu Tanam, Kecamatan Enam Lingkung, Kabupaten Padang Pariaman.

Ia juga mengatakan, TKP kedua berlokasi di dalam rumah di daerah Tangketang Tengah, Kota Pekanbaru, Provinsi Riau.

"Ini merupakan kasus dari hasil pengembangan, yang berawal dari informasi yanh didapatkan oleh petugas Ditresnarkoba Polda Sumbar, dan melakukan pengembangan sampai ke Provinsi Riau," kata AKBP Rudy Yulianto.

AKBP Rudy Yulianto menjelaskan, bahwa kejadian ini terjadi pada hari Rabu (24/4/2019) sekitar pukul 23:30 WIB atas nama tersangka saudari N (45) pekerjaan ibu rumah tangga (IRT) yang beralamat di Kelurahan Tangkerang Selatan, Kecamatan Bukit Raya, Kota Pekanbaru, Provinsi Riau.

"Tersangka kedua yaitu berinisial H (44) seorang laki-laki pekerjaan wiraswasta atau berjualan ikan yang beralamat di Tangkerang Tengah, Kota Pekanbaru, Provinsi Riau.

Ia mengungkapkan, barang bukti yang diamankan berupa satu paket besar sabu dilapisi plastik dan teh merek tertentu di dalam kantong plastik warna hitam sebsrat 995,02 gram.

"Satu paket diduga Narkotika jenis sabu di dalam plastik klim wsrna bening seberat 0,65 gram," tambah AKBP Rudy Yulianto.

Ia menjelaskan, kedua barang bukti adalah dari saudara H, dan saudari N diminta untuk mengantarkan Narkotika diduga jenis sabu ke Kota Padang.

"Barang ini dikirim dari Pekanbaru dan diantarkan oleh saudari N menggunakan mobil minibus, dan saat itu saudari N sedang bersama keluarganya menuju Kota Padang. Dan, petugas Ditresnarkoba Polda Sumbar melakukan penghentian terhadap mobil yang ditumpangi," kata AKBP Rudy Yulianto.

Ia menjelaskan, saat penghentian petugas Kepolisian memeriksa barang bawaan mobil mini bus yang ditumpangi.

Halaman
12
Sumber: Tribun Padang
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved