Breaking News:

Gudang Logistik Pemilu Terbakar

Aparat Ditambah untuk Pengamanan Panitia Pemilihan Kecamatan di XI Koto Tarusan

Kapolres Pesisir Selatan, AKBP Fery Herlambang akan menambah personel Kepolisian untuk berjaga saat rekapitulasi Kecamatan

Penulis: Rezi Azwar | Editor: Emil Mahmud
TribunPadang.com/Rezi Azwar
Kapolres Pesisir Selatan, AKBP Fery Herlambang saat ditemui TribunPadang.com setelah selesai mengikuti Rapat Koordinasi di Hannah Hotel Syariah di Jalan Jalan Zaini Zen, Painan, IV Jurai, Kbuoaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat, Senin (22/4/2019). 

Laporan wartawan TribunPadang.com, Rezi Azwar

TRIBUNPADANG.COM, PADANG - Kapolres Pesisir Selatan, AKBP Fery Herlambang akan menambah personel Kepolisian untuk berjaga saat rekapitulasi Kecamatan, Senin (22/4/2019).

AKBP Fery Herlambang mengatakan ia akan menambahkan personel untuk pengaman rekapitulasi Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) ini.

"Kami akan menambah personel yang sebelumnya hanya delapan, dan menjadikan satu Kecamatan sekitar 15 orang personel," kata AKBP Fery Herlambang kepada wartawan di Painan, Senin. 

Ia mengatakan, penyelidikan awal masih menunggu dari Inafis, yang memeriksanya di Labor.

"Sementara kita sudah memeriksa tujuh orang yang sekarang berada di Polres dan Polsek," kata AKBP Fery Herlambang.

Ia juga menjelaskan, petugas yang ada di lokasi juga akan diperiksa, karena saat ini sedang kelelahan, maka nanti malam atau esok akan dilakukan pemeriksaan.

"Semalam di PPK Kecamatan XI Koto Tarusan ada delapan anggota personel kepolisian dan empat anggota TNI," tambah AKBP Fery Herlambang.

Ia juga mengatakan, untuk adanya unsur kesengajaan belum bisa kita simpulkan, karena itu Inafislah yang menyimpulkan.

"Kejadian ini tidak akan menggangu adanya rekapitulasi di Kecamatan. Karena data C1 ada di KPU, Bawaslu, juga saksi parpol, dan DPD beserta pasangan calon," kata AKBP Fery Herlambang.

Ia menjelaskan bahwa ada dua tempat perakapan suara, dan sekitar pukul 00.00 WIB sudah selesai melakukan perekapan, dan yang satu masih lanjut melakukan perekapan sampai pukul 01:00 WIB.

"Sekitar jam satu inilah terjadinya kebakran, dan karena orang masih banyak berada disana. Makanya, cepat diketahui dan apinya dapat dipadamkan," ujar AKBP Fery Herlambang.

Sumber: Tribun Padang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved