Pemilu 2019

Pencoblosan di Sydney Terkendala, KPU Beberkan Penyebabnya

Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Ilham Saputra menuturkan pemungutan suara di Tempat Pemungutan Suara (TPS) T

Pencoblosan di Sydney Terkendala, KPU Beberkan Penyebabnya
SERAMBI INDONESIA
ILUSTRASI 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Ilham Saputra menuturkan pemungutan suara di Tempat Pemungutan Suara (TPS) Town Hall, Sydney, Australia, terkendala waktu penyewaan gedung.

Sebelumnya, warga negara Indonesia (WNI) di daerah tersebut menumpahkan kekecewaannya di media sosial karena tidak dapat mencoblos.

Ilham menjelaskan, pemungutan suara dan penyewaan gedung berakhir pukul 18.00 waktu setempat, sehingga tak dapat dilanjutkan.

Warga Negara Indonesia Antre Nyoblos dalam Pemilu di New York City, Amerika Serikat

"Sydney itu kan jam 6 sore ternyata masa menyewa Town Hall itu sampai jam 6 sore. Sehingga tidak bisa dilanjutkan. Karena memang sekali lagi, penutupan TPS jam 6," ujar Ilham saat dihubungi Kompas.com, Minggu (14/4/2019).

Menurut informasi yang ia miliki, surat suara masih tersedia.

ANTREAN panjang deretan warga Indonesia yang hendak memberikan hak suaranya dalam Pemilu 2019 pada Sabtu (13/4/2019). Mereka mengular di jalan 68th street, antara Fifth Avenue dan Madison Avenue, di mana gedung KJRI New York berdiri di Manhattan.
ANTREAN panjang deretan warga Indonesia yang hendak memberikan hak suaranya dalam Pemilu 2019 pada Sabtu (13/4/2019). Mereka mengular di jalan 68th street, antara Fifth Avenue dan Madison Avenue, di mana gedung KJRI New York berdiri di Manhattan. (DOKUMENTASI KJRI NEW YORK)

Namun, kelanjutan penyelenggaraan pencoblosan dan nasib para pemilih tergantung pada keputusan panwas di Sydney.

Ilham menuturkan, keputusan tersebut tak dapat diambil secara sepihak oleh KPU atau pihak Panitia Pemilihan Luar Negeri (PPLN).

"Sekarang terkait nasib pemilih itu masih menunggu rekomendasi dari Panwas sana, apakah kemudian dimungkinkan adanya rekomendasi untuk pelaksanaan pemilu bisa dilanjutkan," ungkapnya.

Oleh karena itu, Ilham menuturkan pihak PPLN masih menunggu keputusan panwas setempat.

Sebelumnya, ratusan WNI di Sydney, Australia, dirundung perasaan kecewa.

Halaman
12
Editor: Emil Mahmud
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved